Jakarta – Para kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa tersinggung dengan sebuah pemberitaan yang dimuat di koran harian Radar Bogor. Akibatnya sejumlah kader berkumpul dan menggeruduk kantor harian Radar Bogor pada hari Rabu (03/05/2018).

Polisi Bakal Panggil Perwakilan Massa PDIP Yang Menggeruduk Kantor Radar Bogor

Polisi Bakal Panggil Perwakilan Massa PDIP Yang Menggeruduk Kantor Radar Bogor

Rupanya hasil tindakan penggerudukan yang pertama ini tidak membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan para kader. Akhirnya mereka kembali menggelar aksi geruduk yang kedua yang dilakukan di Gedung Graha Pena di Jalan Soleh Iskandar pada hari Jumat (01/06/2018).

Aksi penggerudukan ini didasari dengan keinginan para kader untuk meminta maaf didepan publik atas pemberitaan yang dinilai telah menyinggu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya pemberitaan tersebut merupakan upaya pembunuhan karakter.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa pihaknya bakal menyelidiki dan memanggil semua pihak yang menyambangi kantor Redaksi Radar Bogor.

Baca juga : Massa PDIP Geruduk Radar Bogor, Demokrat : “Ancaman Yang Tidak Beradab”

“Kami akan selidiki. Caranya dengan memanggil semua pihak terkait,” kata Iqbal seperti yang dilansir dari JPNN, Sabtu (02/06/2018).

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan bahwa pihaknya pasti akan memproses kasus ini secara hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

“Kalau sampai ada pelanggaran hukum maka akan diproses hukum,” tegas mantan Kapolres Metro Jakarta Utara ini.

Pasalnya Iqbal mengatakan bahwa dirinya juga mendengar adanya tindakan pengerusakan terhadap fasilitas kantor redaksi Radar Bogor. Tentu saja apabila pihak Radar Bogor tidak terima dengan adanya pengerusakan fasilitas kantor tersebut dapat ditempuh melalui jalur hukum.
(Muspri-harianindo.com)