Faenza – Hasil buruk yang didapat oleh pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, dalam lanjutan seri ke-15 MotoGP 2018 di Sirkuit Buriram, Thailand, membuatnya mengkritik performa motor balapnya. Dengan gamblang, Espargaro mengungkapkan kalau motor balap Aprilia tidak mampu bersaing dengan motor balap tim lain, utamanya Honda dan Ducati.

Aleix Espargaro Layangkan Kritik Terkait Performa Motornya

Espargaro

Pada balapan sebelumnya, yakni yang dilangsungkan di Aragon, Espargaro sempat menuai hasil menjanjikan dengan finis di posisi keenam. Akan tetapi, dalam balapan di Thailand akhir pekan lalu, Espargaro justru dipaksa mengakhiri balapan di posisi ke-13. Tak ayal, hal itu membuat Espargaro frustrasi.

Hal itu dikarenakan sepanjang musim kompetisi MotoGP 2018 berlangsung, Espargaro baru dua kali finis di jajaran 10 besar. Pembalap asal Spanyol itu menerangkan kalau ia bersama rekan setimnya, Scott Redding, adalah rider yang penuh optimisme. Sehingga, ketika hasil yang diperoleh tak sesuai dengan ekspektasi, hal tersebut membuatnya kecewa.

“Ini telah menjadi tahun yang sangat mengecewakan. Saya adalah orang yang sangat positif tetapi baik Redding dan saya terus mengeluh tentang masalah yang sama, namun kami tidak mengalami peningkatan,” jelas Espargaro sebagaimana diberitakan Motorsport pada Kamis (11/10/2018).

“Kami tahu kami akan mengalami kesulitan (di Thailand) karena kami memiliki kekurangan cukup banyak dalam hal kekuatan mesin dan kami telah mengalami masalah. Kami melakukan beberapa perubahan pada geometri motor, mengubah distribusi berat, dan kehilangan semua cengkeraman terhadap ban belakang,” lanjutnya. (Tita Yanuantari – www.harianindo.com)