Jakarta – Setelah sindiran “propaganda Rusia” kini Jokowi kembali berikan sindiran baru kepada lawan politiknya dengan adanya sebutan baru “Konsultan Asing”. Hal ini diungkapkan lantaran didasari dengan cara berpolitik yang penuh dengan kebohongan dan fitnah yang mana seharusnya perpolitikan di Indonesia itu memberikan edukasi dan penuh dengan sopan santun.

Soal Konsultan Asing, Jokowi Sindir Kubu Prabowo?

Saat melakukan safari politik di Surabaya akhir pekan lalu, beliau berkata kepada Forum Alumni Jatim bahwa “Begitu banyaknya fitnah, hoax, kabar bohong yang lalu lalang di medsos. Cara berpolitik itu harus memberikan edukasi, cara berpolitik yang penuh keadaban, sopan santun,”

“Problemnya adalah ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia! Yang setiap saat mengeluarkan semburan-semburan dusta, semburan hoax, ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual,” katanya.

“Yang dipakai konsultan asing. Nggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, nggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, nggak peduli. Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa?” kata Jokowi di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2).

“Kanan sampai kita disuguhi kebohongan yang terus-menerus. Rakyat kita sudah pintar, baik yang di kota atau di desa,” imbuh Jokowi.

“Yang antek asing siapa? Jangan begitu dong. Maksudnya, jangan nunjuk-nunjuk dia antek asing, padahal dirinya sendiri antek asing. Nggak mempan antek asing, ganti lagi,” ujar Jokowi.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)