Jakarta – Terkait kabar bahwa namanya digadang-gadang masuk ke dalam bursa bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, Gusti Randa menanggapi hal tersebut dengan tidak merasa antusias. Malah, Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut merasa tidak siap.

Berbeda dengan sebelumnya, persyaratan yang wajib untuk dipenuhi para bakal calon Ketum PSSI kini diperketat oleh Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Di luar syarat yang tercantum di dalam statuta, syarat tambahan meminta agar calon ketua sanggup menjalankan blue print PSSI yang telah mendapat pengawasan dan persetujuan oleh FFA dan AFC.

Selama menjadi Exco PSSI, Gusti Randa memang sudah familiar dengan hal tersebut. Bahkan, dari segi persyaratan ia sudah memenuhi.

Gusti melihat bahwa sebagai bakal calon Ketum, ada banyak hal yang harus dipersiapkan secara matang. Meski demikian, ia mengaku tak terpikirkan untuk menjadi bakal calon Ketum PSSI.

“Belum kepikiran (maju sebagai bakal calon). Jadi Ketua PSSI menurut pribadi saya selain harus punya kecakapan dalam sepak bola, juga harus mengerti apa itu PSSI. Ditambah lagi mempunyai jejaring internasional, harus punya komunikasi yang baik. Tidak usah jauh-jauh ke FIFA, minimal di AFF, lalu dengan konfederasi (AFC), itu yang kita butuhkan,” papar Gusti.

Tak hanya itu, menjadi Ketum PSSI adalah mutlak untuk siap menerima berbagai hujatan dari masyarakat. Mengingat bahwa selama ini, kinerja PSSI dinilai berdasarkan hasil dan prestasi Timnas Indonesia.

“Sebaik apapun Anda mengelola, sebagus apapun federasinya, kalau Timnas jeblok, tidak dipandang. Itu akan menerima hujatan, nah jadi Ketua PSSI kupingnya tidak boleh tipis. Itu syarat utama. Saya memang sudah kebal kuping dan kebal hati, tapi saya belum kepikiran, belum tentu juga maju,” kata Gusti.

Diketahui bahwa sejak Kamis (12/09/2019) sampai tanggal 3 Oktober 2019, PSSI membuka pendaftaran bakal calon Ketum. Sedangkan Kongres Luar Biasa (KLB) dalam rangka pemilihan Ketum periode 2019-2023 akan dihelat pada tanggal 2 November 2019. (Elhas-harianindo.com)