Jakarta – Ustaz Abdul Somad beberapa waktu lalu telah ramai diperbincangkan. Hal tersebut lanaran UAS sempat menyebut bahwa olahraga catur adalah haram. Terkait hal itu, Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) mengambil positif penilaian tersebut.

Di sisi lain, Percasi menanggapi dingin penilaian dari UAS. Mereka mengambil hal positif dari ramainya pernyataan UAS tersebut di linimasa.

“Rasanya tidak perlu kami tanggapi sampai (ambil sikap). Nanti tambah ngetop juga. Ini saja saya dengar sudah ditonton jutaan kali rekamannya di youtube,” kata Sekretaris Jenderal PB Percasi, Henry Hendratno, kepada detikSport, Jumat (22/11/2019) dalam sambungan telepon.

Baca Juga : Penjelasan UAS Soal Ceramah Haramkan Catur

“Makanya, kalau Percasi secara keseluruhan dingin-dingin saja, cuek saja. Karena ucapan itu dianggap basi dan pernah dilontarkan oleh pemuka agama di Arab Saudi, dan apa responsnya justru Percasi semakin ramai di kawasan Asia Tengah itu,” dia menjelaskan.

“Bahkan Indonesia dengan Iran saja kalah padahal kita lebih dahulu dan demokratis daripada negara-negara Arab. Ya, mudah-mudahan juga kita ambil positifnya catur semakin booming. Orang kan ingin buktikan mubazirnya di mana jadi coba-coba main catur juga.”

Henry menyangsikan hal tersebut bisa terlontar oleh UAS.

“Semestinya sebelum mengucapkan atau beri statement harusnya dipikirkan dulu akibatnya. Kami di Percasi tak terlalu menanggapi karena catur pun kini tengah persiapan menghadapi SEA Games dan pekan depan akan berangkat (ke Filipina),” kata Henry. (NRY-harianindo.com)