Home > Ragam Berita > Internasional > Perawat Ini Diduga Bunuh 90 Orang Pasiennya Demi Untuk Disebut Pahlawan

Perawat Ini Diduga Bunuh 90 Orang Pasiennya Demi Untuk Disebut Pahlawan

Bremen – Seorang perawat di Rumah Sakit Delemnhorst, tidak jauh dari Kota Bremen, Jerman, diduga membunuh 90 pasien kritisnya dengan cara membuat mereka mengalami gagal jantung.

Perawat Ini Diduga Bunuh 90 Orang Pasiennya Demi Untuk Disebut Pahlawan

Dikutip dari The Guardian, Selasa (29/8/2017) Niels Hoegel, nama sang perawat, sudah mendekam di penjara sejak Februari 2015 karena dua kasus pembunuhan dan percobaan pembunuhan terhadap pasien di bagian perawatan intensif Rumah Sakit Delemnhorst.

Namun demikian polisi masih mengembangkan kasusnnya karena diduga masih banyak pasien yang menjadi korban pembunuhan Niels Hoegel.

“Jumlah korban tewasnya unik dalam sejarah Republik Jerman,” kata kepala penyidik, Arne Schmidt.

Niels Hoegel diduga membunuh pasiennya secara acak, dan lebih memilih pasien yang telah dalam kondisi kritis.

“Terdapat bukti untuk setidaknya 90 pembunuhan dan setidaknya banyak kasus yang diduga (dilakukan Hoegle) tidak lagi dapat dibuktikan,” tutur Schmidt.

Hoegel sendiri mengaku menyuntikkan pasiennya dengan obat yang dapat menyebabkan gagal jantung atau sulit bernapas. Setelah itu, ia akan berusaha menyelamatkan pasien tersebut kembali agar dipandang sebagai pahlawan.

Hoegel merasa mendapatkan euforia setiap kali ia berhasil menyelamatkan pasien yang sekarat. Hal sebaliknya, ia akan merasa sedih bila pasiennya meninggal dunia. Namun kesedihannya tidak lantas membuatnya berhenti membunuh.

Menurut Jaksa Daniela Schiereck Bohlemann, setidaknya Hoegel telah mengakui terlibat dalam 30 kasus di mana ia menyebut nama-nama pasien yang dibunuhnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Geledah Kantor Pusat PLN, Termasuk Ruang Direktur Utama

KPK Geledah Kantor Pusat PLN, Termasuk Ruang Direktur Utama

Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat PLN pada ...