Home > Ragam Berita > Nasional > Kapolri dan Panglima TNI Berikan Pengakuan Mengejutkan di Acara Mata Najwa

Kapolri dan Panglima TNI Berikan Pengakuan Mengejutkan di Acara Mata Najwa

Jakarta – Episode perdana Program acara Mata Najwa yang kembali hadir ke layar kaca kali ini diramaikan oleh beberapa tokoh penting. Mereka adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Kapolri dan Panglima TNI Berikan Pengakuan Mengejutkan di Acara Mata Najwa

Ternyata tak hanya mereka, hadir pula lima gubernur yang baru saja dinobatkan sebagai gubernur terbaik oleh Kementerian Dalam Negeri juga turut hadir.

Mereka adalah Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, Ahmad Heriawan, Gubernur Jawa Barat, Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Selatan, Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat dan TGH. M. Zainul Majdi, Gubernur NTB.

Dalam kesempatan di segmen pertama, Kapolri dan Panglima TNI yang naik ke panggung langsung dipopor pertanyaan oleh Najwa yang mencoba menggali makna dari kedekatan mereka yang saat ini sering terlihat pergi kemana-mana berdua.

“Ketika tampil berdua, itu maksudnya apa pak kemana-mana berdua?” tanya Najwa memulai pembicaraan.

“Kita sudah terbiasa bersatu, ketika kita sama-sama belajar di akademi militer, kita mempunyai pelatih yang sama, kita juga mempunyai lagu yang sama untuk dinyanyikan setiap pagi,” jawab Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kemudian Hadi dan Tito menyanyikan lagu yang membuat penonton di studio riyuh dengan tepuk tangan.

“Jadi karena sempat senasib sepenanggungan begitu ya? tegas Najwa menanyakan hal ini.

Kemudian Najwa menanyakan pada Tito kenapa dengan yang sebelumnya tidak sedekat ini, Tito pun menjawab sama saja.

“Kok mesranya baru dengan yang sekarang sih?” tanya Najwa.

“Ngga, saya kan junior, semua yang lebih senior saya hormati, saya sering ke rumah beliau (Gatot Nurmantyo) sebagai seorang adik, kalau dengan pak Gatot tidak terlihat terlalu dekat mungkin karena gepnya terlalu jauh saya angkatan 87 beliau 82 jadi segan, kalau dengan pak hadi belaiu 86,” kata Tito.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Data Masuk 10 Persen, Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul 54,08 Persen di Real Count KPU

Data Masuk 10 Persen, Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul 54,08 Persen di Real Count KPU

Jakarta – Perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 masih terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135