Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Terkait pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa hal itu terjadi secara tidak di sengaja.

SBY dan Ahok Bertemu di Sebuah Acara, Berikut Penjelasan Waketum PD

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan

Oleh sebab itu, hal tersebut tidak bisa disebut sebagai indikasi PD akan mengusung pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua Pilkada DKI, yang akan digelar pada (19/4/2017) mendatang.

“Kalau di tempat umum, itu setiap orang saling sapa. Jadi itu (pertemuan SBY-Ahok) hal yang biasa saja,” ujar Syarief di DPP PD, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/3) petang.

Syarief melanjutkan bahwa pertemuan Ahok dan SBY tersebut berlangsung dalam sebuah acara resepsi pernikahan yang sama. Oleh karena itu, hal-hal yang berbau substantif tentu saja ‎tidak dibicarakan.

Baca Juga : Jurnalis Senior Menilai Saksi Yang Dihadirkan Oleh Ahok Lebih Kuat Dibandingkan Saksi Ahli

“Artinya, persepsi itu keliru, jadi bukan signal (PD dukung Ahok-Djarot). Bersi‎laturahmi itu hal yang lumrah. Jadi belum dipastikan, belum ada signal apa pun,” ucap Syarief.

(bimbim – harianindo.com)