Jakarta – Aksi boikot komika Ernest Prakasa masih menjadi tema yang hangat. Ernest diboikot karena telah menuding Zakir Naik sebagai donatur ISIS melalui akun Twitternya.

Tudingan Terhadap Zakir Naik Biayai ISIS Sempat Ditulis Oleh Media Ini

Zakir Naik

Lewat penjelasannya, Ernest mengatakan dirinya mengutip dari tulisan yang dimuat media Inggris Daily Mail yang dirilis pada 22 November 2016 silam.

Daily Mail menyebut hubungan Zakir Naik dengan ISIS ke dalam tulisan yang bertajuk Controversial preacher Zakir Naik’s banned Islamic organisation ‘gave Rs 80,000 to ISIS recruit who planned Republic Day terror attack’.

Harian asal Inggris itu pun menyebut National Investigation Agency (NIA) mengungkapkan hasil penyelidikannya tentang hubungan Zakir Naik dengan ISIS. Zakir disebutkan telah memberikan bantuan berupa beasiswa dalam perekrutan anggota baru ISIS.

Lebih lanjut, Daily Mail juga menyebutkan, dugaan NIA tersebut diperkuat karena sebelumnya, Zakir Naik berkasus di India. Pemerintah India menduga Zakir telah membuat pidato yang diindikasi sebagai motivasi beberapa teroris untuk melakukan penyerangan di sebuah kafe di Dhaka pada Juli lalu, dan menewaskan 20 orang.

Sementara itu, Times of India pada edisi 9 Agustus 2016 juga membahas soal pidato Zakir Naik yang diduga provokatif. Polisi Mumbai bahkan sempat melacak pidato tersebut. Hal tersebut diumumkan oleh menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis.

Dalam pengumumannya, Fadnavis menyebutkan bahwa kasus yang tak dapat dibantah sedang dipersiapkan dengan matang untuk melawan Dr Zakir Naik, dimana organisasi Islamic Research Foundation (IRF) miliknya saat ini juga sedang dibawah penyelidikan. Beberapa upaya akan dilakukan untuk mengekstradisinya.

Baca juga: Lulung Ramalkan Pasangan Ini Bakal Kalah di Pilkada DKI

“Pemerintah sedang meneliti laporan yang memiliki keterkaitan (dengan Zakir Naik),” ujar Fadnavis. (Yayan – harianindo.com)