Bekasi – Berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, terdapat komplek rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komplek tersebut dinamakan Villa Kencana Cikarang yang dibangun di atas lahan seluas 105 hektare.

Rumah Murah Yang Dibangun Jokowi Bisa Dicicil Rp 800 Ribuan

Villa Kencana Cikarang

Luas bangunan dari masing-masing unit adalah 25 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi. Rumah ini pun dijual dengan harga per unit mulai dari Rp 112 juta hingga Rp 141 juta dengan uang muka (DP) satu persen dan ditujukan bagi para pekerja industri Cikarang.

Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) telah meninjau kondisi rumah tersebut. Jokowi, mengecek kondisi rumah tersebut dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
Jokowi pun sempat bercakap-cakap dengan beberapa masayarakat yang sudah menjadi pembeli rumah tersebut. Salah satunya adalah Nevi yang mengaku telah melakukan akad jual beli dengan pengembang. Jokowi pun bertanya, berapa cicilan yang harus dibayarkan sebulan. Dan apakah pembeli sanggup membayar cicilannya per bulan.
“Gimana tiap bulan cara mencicilnya?,” tanya Jokowi kepada Nevi.

Nevi pun menjawab, kini telah mencicil rumah itu senilai Rp 800 ribu per bulan. Dia juga mengungkap bahwa suaminya saat ini memiliki penghasilan sebesar Rp3,5 juta Sebelumnya, ungkap Nevi, Ia membayar kontrakan dengan harga sebesar Rp 500 ribu.

“Kontrakan Rp 500, jadi pilih ini dong. Berarti pengaturan (keuangan) nya enggak masalah?,” tanya Mantan Gubernur DKI tersebut.

“Enggak masalah pak,” jawab Nevi.

Namun, Jokowi mengungkapkan memang rumah tersebut tidak memiliki dapur. Sehingga, pembeli bisa membangun dapur di lahan yang terdapat di belakang rumah.

Baca juga: Heboh, Karangan Bunga Untuk Kapolri Bertuliskan Bubarkan FPI

“Nanti ke depan tambahi sendiri ya. Saya kira masyarakat dan pemilik-pemilik bisa mengatur keuangannya dengan baik. Gaji di atas Rp 3 juta kalau dibayar perbulan Rp 800 ribu cukup lah,” pungkasnya. (Yayan – harianindo.com)