Jakarta – Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Misbahul Anam menyebutkan, Presiden Joko Widodo yang dianggap sebagai alumni 212 seharusnya berterima kasih kepada PA 212.

Presiden Jokowi Dianggap Tidak Terima Kasih ke Persaudaraan Alumni 212

“Sebetulnya Jokowi sebagai orang yang berposisi alumni 212, yang namanya sudah diangkat oleh 212 karena damainya 212, di seluruh dunia kenal Indonesia,” kata Misbahul Anam saat dihubungi, Rabu (25/4/2018) malam.

“Artinya, Presiden Jokowi sangat diuntungkan oleh aksi 212. Meskipun akhirnya tidak terima kasih sama tokoh 212,” ujar Ketua Tim 11 PA 212 ini.

Misbahul mengatakan ini dikaitkan dengan masih enggannya Jokowi untuk mencampuri urusan penegakan hukum kasus pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan yang lainnya.

“Ya, Presiden berjanji akan bertindak, menyelesaikan seadilnya. Saya pikir samalah saat Idul Fitri tahun lalu jawabannya. Normatif begitu. Tapi kita kan tidak butuh perkataan, tapi realitas, tindakannya, begitu,” tuturnya.

“Mestinya sesama alumni, yang punya dedikasi saling bantu, saling tolong selama itu maslahat. Kan logikanya begitu,” lanjut Misbahul.
(samsul arifin – harianindo.com)