Phillip Island – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, harus puas menyelesaikan perlombaan di MotoGP Australia 2018 di posisi keenam. Hasil ini jauh berbeda dengan yang diraih rekan setimnya, Maverick Vinales, pada balapan yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia, itu. Rossi pun membeberkan alasannya bisa memiliki hasil yang jauh berbeda dengan Vinales.

Rossi Beberkan Alasan Finis di Posisi Keenam MotoGP Australia 2018

Rossi menegaskan bahwa set-up motornya dengan Vinales berbeda. Situasi ini tentu saja memberi pengaruh besar terhadap torehan kedua pembalap. Vinales bisa melaju dengan begitu cepat hingga mengklaim kemenangan di MotoGP Australia 2018, sementara The Doctor –julukan Rossi– harus berjuang keras untuk bisa menyelesaikan perlombaan di posisi keenam.

Tentu saja, kondisi ini sangat disayangkan oleh Rossi. Sebab, dirinya mengaku telah berusaha keras untuk bisa tampil secepat mungkin dan meraih podium pada seri ini. Tetapi, usahanya belum membuahkan hasil manis karena hanya bisa membawanya bertengger di posisi keenam. Catatan waktunya terpaut 5,132 detik dengan Vinales.

“Motor Maverick (Vinales) dan saya tidak sama. Masalahnya, hari ini adalah kami terlalu banyak memiliki masalah pada roda belakang saat berakselerasi. Maverick memiliki lebih banyak dorongan daripada kami, ia mampu melaju lebih cepat dari tikungan,” ujar Rossi sebagaimana diberitakan Speedweek pada Senin (29/10/2018).

“Selain itu, dia membalap dengan sangat baik di sini sepanjang akhir pekan. Kami mencoba segalanya, kami membidik tempat di podium, kami mengharapkan lebih banyak setelah tempat ketujuh di grid. Saya sudah merasa nyaman kemarin dengan ban belakang hard, ban depan medium membuat saya lebih khawatir, bahkan dalam pemanasan. Tapi, hari ini, di pagi hari, saya merasa terlalu banyak meluncur di belakang,” tukasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)