Jakarta – Dradjad Wibowo selaku salah satu BPN Prabowo-Sandi ternyata malah senang dengan agresivitas Jokowi yang memutuskan untuk menyerang lawan.

Jokowi Dianggap Serang Prabowo, BPN : "Tanda Elektabilitas Menurun"

Saat dikonfirmasi kemarin, dirinya menuturkan bahwa “Saya malah senang dengan serangan dan tuduhan yang bertubi-tubi seperti itu karena hal ini menjadi pembenaran terhadap hasil survei internal yang dilakukan oleh salah satu parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi,”

Menurutnya, hasil survei adalah penurunan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Dan ternyata sebulan yang lalu elektabilitas pasangan 01 hanya beberapa persen di bawah 50 persen. Sementara itu, dia menambahkan, elektabilitas Prabowo-Sandi menunjukkan tren naik, bahkan sudah di atas 40 persen.

“Saya sempat ragu, apa benar elektabilitas pak Jokowi di bulan Desember/Januari sudah di bawah 50 persen. Karena jika benar, kok tidak ada perubahan strategi dan taktik kampanye dari pasangan 01. Biasanya calon yang elektabilitasnya menurun akan lebih agresif menyerang pesaingnya,” ulasnya.

“Ternyata sekarang serangan itu sangat gencar. Berarti, telah terjadi perubahan strategi dan taktik. Hal ini mengkonfirmasi hasil survei di atas. Jadi saya malah menyambut baik serangan tersebut, he-he…,” imbuh politikus PAN ini.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)