Jakarta – Meski kini posisi Ketua DPR ditempati oleh Puan Maharani, namun sebagai lembaga legislatif DPR akan tetap menjalankan fungsi kritik terhadap pemerintah. Diketahui bahwa Puan merupakan politisi PDIP yang notabene merupakan partai utama pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo. Pernyataan tersebut sekaligus merespon anggapan bahwa pemerintah kini terbebas dari kritik lantaran badan legislatif dipimpin oleh partai pemerintah. Baik Presiden Joko Widodo dan Puan Maharani merupakan kader PDIP.

“Dalam kehidupan demokrasi, kritik itu akan datang bertubi-tubi, mau ketua DPR PDI Perjuangan atau apa, engga pengaruh. Dan sekarang ini masyarakat memiliki kebebasan memberi kritik, kemarin juga ketua DPR dari Golkar, sama aja. Toh bagian koalisi,” kata Pramono di Jakarta, Rabu (02/10/2019).

Baca Juga: Fasilitas Anggota DPR, Nyicil Mobil Dibayar Negara

Pramono melanjutkan bahwa yang terjadi nanti justru sebaliknya. Ia berharap bagaimana nantinya DPR yang baru tersebut boleh dikritisi. Selain itu, lembaga parlemen juga harus diberi kepercayaan oleh masyarakat bahwa DPR mampu memperbaiki diri.

“Memang tidak gampang dalam sistem demokrasi yang sangat terbuka, semua orang bisa kritik apa saja,” pungkasnya. (Elhas-harianindo.com)