Jakarta – Pernyataan Ustaz Abdul Somad beberapa saat lalu menarik perhatian publik. Diketahui bahwa UAS telah menilai bahwa olahraga catur adalah haram. Terkait hal itu, Medina Warda Aulia terkejut dengan pernyataan Ustaz Abdul Somad.

Medina menyebut catur memiliki banyak manfaat. Selain itu, dia bilang catur bukan kategori olahraga karena pelaku hanya bengong. Di sisi lain, UAS menyadari kalimat tersebut bisa memancing respons negatif persatuan catur, yang di Indonesia dipegang oleh Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi).

Akan tetapi, Medina, pemilik medali perak SEA Games 2011 dan perunggu 2013, tak mau mendebat pernyataan UAS. Berkaca pengalamannya, atlet catur lulusan Universitas Indonesia itu selalu memiliki cara agar ibadah tak terganggu oleh catur, yang bisa makan waktu berjam-jam.

Baca Juga : Tanggapan Sesmenpora Soal Catur Haram

“Aku kurang tahu juga, karena baru mendengar pendapat UAS. Mungkin catur itu haram karena beberapa orang bermain catur sampai berjam-jam sehingga lupa ibadah, salat, jadi sifatnya haram. Saya pikir asal asal masih ibadah enggak haram,” kata Media.

“Kalau permainan catur itu ada unsur berpikirnya. Lagipula, kalau dilihat dari manfaatnya, menekuni catur itu lumayan berasa, mengajarkan agar lebih bertanggung jawab mengambil keputusan, kita juga harus mikir ke depannya mau seperti apa. Selain itu, setiap satu langkah sudah harus memikirkan langkah selanjutnya seperti dan itu terbawa kepada keseharian saya. Saya menjadi lebih jeli melihat konsekuensi pa ayang harus dihadapi saat mengambil satu keputusan,” ujarnya. (NRY-harianindo.com)