Home > Ragam Berita > Ini Alasan Polisi Tahan Novel Baswedan

Ini Alasan Polisi Tahan Novel Baswedan

Ini Alasan Polisi Tahan Novel BaswedanJakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareksrim) Mabes Polri mengambil keputusan untuk menahan penyidik KPK Novel Baswedan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2015) pagi.

Penahanan tersebut terpaksa dilakukan karena Novel telah dua kali mangkir dari panggilan kepolisian untuk diperiksa sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan tidak kooperatif, tidak merespons dari apa yang ditanyakan, dan sekarang sedang dilakukan upaya pemeriksaan. Karena di sini penuh, jadi kita titipkan dulu di Brimob,” kata Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso di Mabes Polri, Jumat (1/5/2015).

Novel Baswedan diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet ketika dia masih menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bengkulu pada 2004 silam.

Saat itu anak buahnya menganiaya tersangka pencuri sarang burung wallet, sedangkan pada saat itu Novel tidak ada di TKP. Kemudian belakangan Novel disalahkan lantaran dianggap bertanggung jawab atas perilaku anak buahnya.

Kasus ini sempat terhenti saat Presiden Bambang Yudhoyono kala itu memberikan pengarahan bahwa penetapan tersangka kepada Novel Baswedan tidak tepat. Namun perkara ini kemudian muncul kembali karena pihak Bareskrim menganggap status tersangka Novel tidak dicabut dan kasusnya belum kadaluarsa untuk dilanjutkan.

Pada 13 Februari 2015 lalu pihak Bareskrim memanggil Novel untuk diperiksa, tapi Novel tidak memenuhi panggilan itu. Demikian juga saat pemanggilan kedua pada 26 Februari 2015. Akhirnya pada Jumat (1/5/2015) dini hari tadi, Novel ditangkap di kediamannya di Jakarta. Penangkapan Novel berdasarkan surat perintah penangkapan dengan Nomor SP.Kap/19/IV/2015/Dittipidum. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Negara OKI SepakatYerusalem Timur Sebagai Ibu Kota Palestina, Ini Tanggapan Israel

Negara OKI SepakatYerusalem Timur Sebagai Ibu Kota Palestina, Ini Tanggapan Israel

Jakarta – Organisasi negara-negara Islam (OKI) sepakat menetapkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina saat ...