Home > Hiburan > Inilah 3 Sinetron Yang Tidak Berkualitas Versi KPI

Inilah 3 Sinetron Yang Tidak Berkualitas Versi KPI

Inilah 3 Sinetron Yang Tidak Berkualitas Versi KPIJakarta – Apakah Anda penyuka sinetron? Apakah sinetron yang Anda tonton tersebut termasuk sinetron yang berkualitas atau justru sinetron yang masuk kategori sinetron yang tidak berkualitas?

Pada hari Minggu (21/6/2015), bertempat di Gedung KPI Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) mengumumkan tiga sinetron yang tayang di televisi masuk dalam kategori sinetron yang tidak berkualitas.

Dalam jumpa pers yang bertajuk “Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi: Segmen Program Khusus”, Endah Murwani, Ketua Bidang Penelitian Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), yang didampingi oleh Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, mengungkapkan bahwa sinetron 7 Manusia Harimau (RCTI), Imak Ijah Pengen ke Mekah (SCTV), dan Sinema Pintu Tobat (Indosiar), masuk dalam kategori sinetron yang tidak berkualitas.

Hasil ini berdasarkan survey yang dilakukan pada Maret hingga April 2015 dengan menggunakan metode penelitian peer view assessment yang dirancang secara panel (longitudinal) dengan menyertakan responden yang sama dari satu waktu.

Survey dilakukan terhadap 810 orang dari sembilan kota besar di Indonesia dengan jenjang pendidikan minimal SMA dan dari berbagai profesi, mulai ibu rumah tangga, guru, mahasiswa, PNS, wartawan, anggota TNI/Polri, hingga Wakil Rakyat.

Dari indeks kualitas yang didapat, Emak Ijah Pengen ke Mekah berindeks 2,90; Sinema Pintu Tobat 2,90; dan 7 Manusia Harimau hanya 2,20.

Sedangkan Komisi Penyiaran Indonesia mempunyai standar Indeks untuk tayangan yang sangat berkualitas adalah 5,00; berkualitas 4,00; kurang berkualitas 3,00; tidak berkualitas 2,00; dan sangat tidak berkualitas 1,00.

Skala indeks kualitas ditentukan oleh dua faktor, yaitu yang pertama adalah menurut tujuan, fungsi, dan arah penyiaran. Sedangkan yang kedua menurut Kode Etik dan Undang-undang dan Pedoman Perilaku Penyiaran Standard Program Siaran (P3SPS). (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Maia Estianty Blak-blakan pada Vidi Aldiano Soal Statusnya Saat Ini

Maia Estianty Blak-blakan pada Vidi Aldiano Soal Statusnya Saat Ini

Jakarta – Beberapa waktu yang lalu musisi Maia Estianty dikabarkan menjalin hubungan kasih dengan seorang ...