Home > Ragam Berita > Berita ISIS Terkini: Komandan Senior ISIS Tewas di Afghanistan Akibat Serangan Udara

Berita ISIS Terkini: Komandan Senior ISIS Tewas di Afghanistan Akibat Serangan Udara

Berita ISIS Terkini: Komandan Senior ISIS Tewas di Afghanistan Akibat Serangan Udara

Shahidullah Shahid
(sumber foto: BBC)

Kabul – Serangan udara dari pesawat tanpa awak (drone) terus dilancarkan ke wilayah Afghanistan sebelah timur. Laporan terbaru pun mengatakan bahwa serangan tersebut telah kembali menewaskan seorang komandan senior kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang bertugas di wilayah tersebut. Komandan ISIS tersebut bernama Shahidullah Shahid.

Seperti dilansir dari BBC (Jumat, 10/7/2015), Shahidullah Shahid adalah mantan anggota militan Taliban Pakistan yang berpindah haluan dengan bergabung bersama ISIS. Mantan juru bicara Taliban Pakistan tersebut diduga memiliki banyak nama samaran yang menyebabkan pergerakannya sulit terdeteksi.

Berita kematian Shahid tersebut telah dikonfirmasikan oleh Kepala Kepolisian Provinsi Nangarhar. Namun demikian, hingga berita ini dirilis belum ada keterangan resmi dari NATO, yang merupakan satu-satunya pihak yang memiliki kapabilitas untuk melancarkan serangan drone ke wilayah Afghanistan semacam ini.

Adapun sosok Shahid sendiri pertama kali muncul ke permukaan dalam sebuah video yang dirilis di internet pada Januari 2015 lau. Video yang direkam di Pakistan tersebut menunjukkan dukungan dan kesetiaan Shahid terhadap ISIS.

Hasib Sediqi, Juru Bicara Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan, mengatakan bahwa Shahid memang tengah berusaha mengembangkan operasi ISIS di wilayah Afghanistan. Tewasnya Shahid dalam serangan drone tersebut sedikit-banyak akan berpengaruh terhadap pergerakan ISIS di negara zona panas tersebut. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat oleh US ...