Home > Ragam Berita > Wow, Pria Paruh Baya Ini Dilayani Oleh 3 ABG Cantik di Restoran

Wow, Pria Paruh Baya Ini Dilayani Oleh 3 ABG Cantik di Restoran

Wow, Pria Paruh Baya Ini Dilayani Oleh 3 ABG Cantik di RestoranSurabaya – Satpol PP Surabaya dikabarkan kembali menggagalkan aksi yang diduga terkait dengan jaringan human trafficking atau perdagangan manusia. Sabtu (8/8) malam lalu tiga perempuan muda dan seorang pria paruh baya hanya bisa pasrah saat petugas Satpol PP Surabaya menciduk mereka yang baru saja keluar dari sebuah restoran di bilangan Jalan Diponegoro, Surabaya.

Berdasarkan pengamatan tim Harian Indo (Senin, 10/8/2015), kronologi kejadian tersebut bermula saat tiga perempuan muda dan seorang om-om tersebut memasuki sebuah restoran di Jalan Diponegoro pada pukul 22.00 WIB. Tak dinyana dengan kebetulan Irvan Widyanto selaku Kepala Satpol PP Surabaya juga tengan berada di restoran yang sama. Karena curiga dengan sikap tiga perempuan muda yang mesra-mesraan dengan seorang om-om di tempat umum tersebut.

insting Irvan langsung berkerja dengan terus mengamati pria yang diduga tengah mengencani tiga ABG tersebut, Irvan pun dengan sigap memanggil anak buahnya.

Ketika hendak meninggalkan restoran, petugas satpol PP mencegat empat orang itu di pintu keluar. Petugas menanyakan hubungan tiga gadis dan pria dewasa tersebut. Setelah ditelusuri, rupanya empat orang itu tidak memiliki hubungan kekerabatan. ”Waktu ditanya, jawabnya hanya berteman. Kan aneh, berteman tapi beda usianya jauh sekali,” tuturnya.

Karena curiga, petugas membawa empat orang itu ke markas satpol PP untuk dimintai keterangan. Dari situ, diketahui identitas mereka. Tiga gadis tersebut adalah FT, 17; UC, 16; dan OV, 18. Sementara itu, laki-laki yang membawanya diketahui bernama Siswanto, 47. Mereka semua berdomisili di Surabaya. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Anggita Bersaksi Pernah Diberi Mobil dan Uang Oleh Patrialis Akbar

Anggita Bersaksi Pernah Diberi Mobil dan Uang Oleh Patrialis Akbar

Jakarta – Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (24/7/2017), Anggita Ekaputri mengaku pernah diberi ...