Home > Ragam Berita > Rupiah Diprediksi Terus Terpuruk Hingga Akhir Tahun

Rupiah Diprediksi Terus Terpuruk Hingga Akhir Tahun

Rupiah Diprediksi Terus Terpuruk Hingga Akhir TahunJakarta – Rupiah diprediksi akan terus merosot hingga kwartal ketiga 2015. Pergantian atau perombakan Kabinet Kerja ternyata belum mampu mengubah tren negative tersebut. Di sepanjang hari ini saja, nilai tukar rupiah masih saja tertekan dan diprediksi masih akan terus melemah.

Reza Priyambada, analis NH Korindo Securities Indonesia, mengatakan bahwa derasnya sentimen devaluasi Yuan Tiongkok hingga dua hari terakhir berturut-turut akan membuat pelaku pasar lebih memperhatikan sentimen tersebut. Reza mengakui, pelaku pasar pun kembali was-was dengan pelemahan nilai tukar Rupiah yang berpotensi dapat mengganggu kinerja dari para emiten sekalipun para emiten tersebut telah melakukan hedging.

“Tampaknya awan gelap masih menyelimuti pergerakan dari Rupiah hari ini. Diharapkan terbatasnya pelemahan Rupiah tidak terjadi. Rupiah terlibas dengan kembali menguatnya laju USD. Diharapkan juga mata uang Rupiah saat ini dapat melawan dominasi USD. Namun pergerakan Yuan saat ini cenderung melemah seiring dengan langkah PBoC mendevaluasi Yuan atau dengan kata lain laju Yuan sengaja dilemahkan,” ucap Reza kepada pers di Jakarta, Kamis (13/8) pagi tadi.

Reza menyampaikan bahwa kebijakan China yang sengaja melemahkan nilai tukarnya dilakukan demi kegiatan ekspor mereka. China menginginkan barang ekspornya lebih kompetitif nilainya. Dengan melemahnya laju Yuan maka mata uang tandingan USD menjadi tidak ada. GBP, Yen, Euro, hingga Rubel tidak mampu sebelumnya melawan USD seiring peliknya masalah internal ekonominya.

Dengan masih adanya tren pelemahan tersebut, membuat peluang Rupiah untuk berbalik positif menjadi terhalangi. “Rupiah pun masih berpotensi mengalami pelemahan lanjutan jika pelaku pasar masih enggan melepas USD di antara Rp 13.765-13.750,” tutupnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Tujuh Bulan Mendekam di Penjara, Ahok Disebut Lebih Kaya dan Berotot

Tujuh Bulan Mendekam di Penjara, Ahok Disebut Lebih Kaya dan Berotot

Jakarta – Sejak di vonis dua tahun untuk kasus penistaan agama, mantan Gubernur DKI Jakarta ...