Home > Ragam Berita > DPRD Bali Tolak Impor Sapi, Usulkan Konsumsi Ikan

DPRD Bali Tolak Impor Sapi, Usulkan Konsumsi Ikan

DPRD Bali Tolak Impor Sapi, Usulkan Konsumsi IkanDenpasar – Kelangkaan daging sapi telah mencapai keadaan yang mengkhawatirkan. Untuk menghadapi tantangan ini, muncul usulan-usulan mengenai penambahan impor daging sapi untuk memenuhi ‘demand’ dari konsumen yang saat ini tak dapat diimbangi oleh suplai nasional.

Terkait usulan impor ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali pun menyatakan menolak. Penolakan DPRD Bali tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa kondisi kelangkaan dan meroketnya harga daging sapi tersebut hanya terjadi di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan wilayah di sekitarnya.

Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, kenaikan harga daging sapi tak berpengaruh negatif terhadap masyarakat kecil, karena mereka justru bisa mengalihkan kebutuhan daging sapi ke daging ayam atau ikan.

“Artinya meningkatkan permintaan terhadap konsumsi daging ayam atau ikan itu positif untuk pemberdayaan ekonomi rakyat. Jika impor daging sapi dibuka justru akan menguntungkan importir, industri besar, dan masyarakat kelas menengah ke atas, tapi merugikan jutaan peternak sapi,” ungkapnya, Jumat (14/8/2015).

Menurutnya, biarkan keseimbangan pasar dibentuk oleh kekuatan produksi dalam negeri, bukan dengan membuka impor. jika pemerintah mengeluarkan kebijakan mengimpor daging sapi untuk mengatasi kenaikan harga, itu merupakan kebijakan yang salah.

“Kenaikan harga daging sapi justru berpengaruh positif terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat melalui peningkatan kesejahteraan para peternak di pedesaan. Mestinya pemerintah mengatasi kenaikan harga daging sapi dengan kebijakan mendorong peningkatan produksi sapi di dalam negeri melalui produksi peternak di pedesaan,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa semua pihak, termasuk pemerintah harus mewaspadai adanya rekayasa mafia dan kartel impor daging sapi yang sengaja menciptakan kelangkaan daging sapi untuk memicu harga tinggi.

“Pemerintah harus mencari tahu akar persoalan sebenarnya yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga daging sapi. Apakah ada permainan mafia dan kartel impor daging sapi yang mempengaruhi tingginya harga daging sapi ini,” imbuhnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Anies Ingin Pecat Ahok Jadi Gubernur, Ahok: Saya Sedih

Anies Ingin Pecat Ahok Jadi Gubernur, Ahok: Saya Sedih

Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku sedih setelah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis