Home > Ragam Berita > Rupiah Tembus Rp 14.000 per Dolar AS, Presiden Jokowi Belum Panik

Rupiah Tembus Rp 14.000 per Dolar AS, Presiden Jokowi Belum Panik

Jakarta – Makin anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang hari ini menembus Rp. 14.000 per USD, ternyata belum membuat Presiden Joko Widodo panik.

Rupiah Tembus Rp 14.000 per Dolar AS, Presiden Jokowi Belum Panik

Presiden Jokowi menegaskan bahwa perlambatan ekonomi yang tengah terjadi tidak hanya di Indonesia saja, karena menurutnya negara lain juga mengalami perlambatan ekonomi yang lebih berat. Saat ini, tercatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 2 tahun 2015 hanya sebesar 4,67%.

“Tetapi perlu saya tekankan, tidak hanya negara kita yang mengalami, hampir semua negara mengalami perlambatan ekonomi yang lebih berat dari kita, negara-negara di dekat kita, tetangga kita mengalami,” tegas Jokowi di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Senin (24/8/2015).

Jokowi memaparkan, perlambatan ekonomi yang melanda Indonesia dan hampir semua negara ini dikarenakan adanya gangguan ekonomi global, seperti krisis Yunani hingga devaluasi mata uang China, Yuan.

“Baik karena krisis Yunani beberapa bulan lalu, baik karena (rencana) kenaikan suku bunga di AS, baik karena depresiasi yuan di China dan sehari dua hari ini berpengaruh terhadap ekonomi karena ramainya Korea Selatan dan Korea Utara,” ungkap Jokowi.

Jokowi menjelaskan, perlambatan ekonomi yang melanda Indonesia harus segera diantisipasi bersama. Jangan sampai ada yang keluar koridor dari arah yang sudah ditentukan. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Elektabilitas Jokowi di Bawah 50 Persen, Gerindra Optimis Prabowo Menang Pilpres 2019

Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai hasil survei dari beberapa lembaga ...