Home > Ragam Berita > Menyebut Diri Tuhan, Pria Ini Justru Diduga Telah Bakar Al-Quran

Menyebut Diri Tuhan, Pria Ini Justru Diduga Telah Bakar Al-Quran

Sukabumi – Kepolisian resor Sukabumi tengah menyelidiki kasus pembakaran kitab suci Al-Quran oleh seseorang bernama Indra Okta Permana alias Raden (35). Warga Balaraja, Tangerang, Banten ini terlibat dugaan pembakaran Al-Quran serta mengaku dirinya sebagai Tuhan. Warga yang marah sempat menghakimi Raden di Sukabumi, Jawa Barat.

Menyebut Diri Tuhan, Pria Ini Justru Diduga Telah Bakar Al-Quran

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Jawa Barat, Ajun Komisaris Sulaeman Salim mengatakan, setelah menangkap tersangka, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di Kampung Gunungkarang dan hasilnya menemukan tiga Al-Quran yang sudah rusak dengan dua di antaranya sudah dibakar oleh pelaku.

Pelaku yang menyebut dirinya Tuhan ini memaksa seorang warga untuk menyembah kepada matahari dan wajib tidak mempercayai ulama dan ajaran-ajaran Islam. Selain itu, pelaku yang baru tinggal di daerah itu sekitar satu pekan tidak hanya menistakan agama dan menyebarkan ajaran sesatnya, juga diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang korban yang didatanginya, yakni Agus Wahyudin.


Baca juga:

Anton Medan, Sosok Berpengaruh Yang Ada Dibelakang Ahok
Kalau Ahok Dicap Gubernur Kafir, Ali Sadikin Disebut Gubernur Maksiat Karena Legalkan Perjudian

Tidak hanya itu, Agus bersama anggota keluarganya juga harus menyembah matahari dan bersujud di hadapan pelaku. “Ketiga korbannya merasa terhipnotis dan mau saja menuruti perintah pelaku, bahkan Indra juga memukul punggung korbannya agar terus bertobat dan tidak lagi membaca Al-Quran karena pelaku merupakan perwujudan dari Tuhan,” ujar Sulaeman di Sukabumi (Kamis, 26 Agustus 2015).

Sulaeman mengatakan penyidik kepolisian akan mendatangkan psikolog dan psikiater untuk memeriksa kejiwaan tersangka. Kepada penyidik, pelaku juga mengaku sebagai Tuhan setelah menerima wangsit dan menyuruh korbannya untuk membakar Al-Quran karena tidak perlu lagi membacanya. “Saat ini baru satu keluarga yang menjadi korbannya, diharapkan tidak ada lagi korban-korban lainnya,” katanya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Jakarta – Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta meyakini, dua terdakwa mantan pejabat di Kementerian Dalam ...