Home > Gaya Hidup > Obat Paling Manjur untuk Atasi Penyakit Kanker Bernama Harapan

Obat Paling Manjur untuk Atasi Penyakit Kanker Bernama Harapan

Jakarta – Sampai saat ini, kanker masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini menjadi momok tersendiri dalam kehidupan manusia modern, terutama karena kondisi alam yang telah demikian tercemar, serta banyaknya bahan-bahan bersifat karsinogen yang terkandung dalam makanan atau minuman yang beredar di pasaran.

dr Ang Peng Tiam dari Parkway Cancer Centre, Singapura, menerangkan bahwa pada survei di tahun 2012 disebutkan bahwa kanker merupakan penyebab kematian terbesar di dunia, di mana sekitar 30 persen kematian disebabkan oleh kanker. Sayangnya, tidak mudah menentukan gejala kanker sebelum kanker tersebut menjadi ganas.
Obat Paling Manjur untuk Atasi Penyakit Kanker Bernama Harapan
Sehingga biasanya kebanyakan dokter tidak mampu atau lengah dalam mendiagnosis kanker sejak dini. Sebab gejalanya tidak spesifik dan mirip dengan gejala pada penyakit lainnya. Nah, hal ini tidak hanya menjadikan kanker sebagai pembunuh nomor satu, namun juga sebagai pembunuh yang bekerja secara diam-diam.

“Tidak ada gejala tertentu pada tahap awal. Kalaupun ada, gejalanya tidak jauh berbeda dengan penyakit-penyakit lainnya. Sehingga cukup sulit untuk mendiagnosis kanker sejak dini,” ujar dr Ang yang juga profesor klinis Fakultas Kedokteran National University of Singapore saat ditemui pada acara diskusi dan peluncuran buku terbarunya, ‘Hope and Healing’, di Gramedia Matraman, Jakarta dan ditulis pada Sabtu (29/8/2015).

dr Ang saat ini telah menangani pasien kanker selama 29 tahun dengan jumlah pasien sekitar 200 tiap pekannya. Dari jumlah tersebut, ia juga mengaku bahwa dalam satu bulan ia bisa bertemu dengan setidaknya 100 pasien kanker baru.


Lainnya dari Harian Indo
Tips Membuat Warna Bibir Menjadi Merah Muda Dengan Cara Alami
Tips Mencerahkan Kulit dengan Ramuan Tradisional

Dengan pengalaman tersebut ia menyebutkan bahwa ada banyak sekali cerita-cerita kehidupan yang disaksikannya dari berbagai pasien kanker yang ditanganinya. Berangkat dari keinginan untuk berbagi dan memotivasi pasien kanker yang ada di luar sana, ia pun menulis sebuah buku yang berisi inspirasi agar para pasien kanker tidak putus asa dan terus memegang teguh harapan.

“Bagi saya ‘harapan’ adalah obat nomor satu untuk melawan kanker. Dari para penderita kanker saya belajar bahwa kematian bukan untuk ditakuti. Yang sesungguhnya harus ditakuti adalah bahwa pada saat kematian, kita menyadari bahwa kita tidak cukup memberi makna pada kehidupan. Terlepas dari keberatan, ketakutan, dan penyesalan kita, sudah tiba waktunya bagi kita untuk pergi,” ujar dr Ang.

Di dalam bukunya, selain menuliskan beberapa kisah inspiratif dari berbagai pasien kanker yang ditanganinya, dr Ang juga menuliskan beberapa hal yang seharusnya dilakukan dalam berkomunikasi dengan pasien kanker. Tuntunan ini tidak hanya ditujukan kepada para dokter, namun juga bagi keluarga dan orang terdekat. Tujuannya agar pasien kanker tersebut tidak mudah kehilangan asa dan tetap merasa didukung oleh orang-orang dan lingkungan sekitarnya, sehingga ia tidak akan kehilangan harapan.

“Dalam Hope and Healing, saya menunjukkan bagaimana kanker dapat memperjelas kehidupan kita, bagaimana dalam perjalanan menuju kematian, kita dapat menemukan kata-kata dan perbuatan-perbuatan yang memberi makna hidup. Pelaksanaan, bukan pencarian, makna inilah yang menjadi prioritas utama bagi para penderita kanker. Seandainya kita tahu bahwa kita telah menjalani hidup yang bermakna, kenyataan tentang kematian dapat diterima dengan damai,” terangnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Begini Cara Menghilangkan Jerawat Bandel di Punggung

Begini Cara Menghilangkan Jerawat Bandel di Punggung

Jakarta – Jerawat merupakan gangguan pada kulit yang cukup menjengkelkan. Disamping kulit menjadi tidak nyaman, ...