Home > Ragam Berita > Prabowo Sengaja Buat Pantun Untuk PAN?

Prabowo Sengaja Buat Pantun Untuk PAN?

Jakarta – Koalisi Merah Putih (KMP) melakukan sebuah pertemuan tertutup yang berisikan sejumlah petinggi partai di Kantor DPP PKS. Dalam pertemuan ini, Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto, diketahui melemparkan sebuah pantun.

Prabowo Sengaja Buat Pantun Untuk PAN?

Pantun tersebut diduga ditujukan untuk PAN yang kini terkesan lebih mendukung pemerintah yang notabene merupakan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

“Iya tadi ada pantun. Kalau nggak salah bunyinya gini ‘1 2 3 4 5 6 dalam jambangan, kalau tuan dapat kawan baru, ‎kawan lama dilupakan jangan’,” ucap Waketum Gerindra Edhy Prabowo menirukan, di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan (Kamis, 3/9/2015).

Menurut Edhy, pantun itu merupakan bentuk keakraban antar-anggota KMP. ‎Pantun kemudian ditanggapi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan senyuman.

“Terus, Pak Zulkifli Hasan jawab pantun itu akan kami jaga. Semoga apa yang kita pikirkan sama ya,” sambung dia.

Edhy menuturkan, merapatnya PAN ke pemerintah merupakan hal yang sah-sah saja. PAN ditegaskannya tidak keluar dari KMP dan tetap akan terlibat dalam sejumlah kegiatan.


Baca juga:

Rupiah Hari Ini Terus Melemah Mendekati Rp 14.500
Bukannya Bareng JK, Jokowi Justru Gandeng Ahok Untuk Blusukan

Ketua Komisi IV DPR ini juga mengungkapkan tak ada pihak yang tersakiti terkait sikap PAN. Menurut dia, dibentuknya KMP tidak pernah ada kesepakatan untuk sakit hati apabila ada partai yang keluar dari koalisi.

“Kita kan nggak pernah tertutup. Kita akan undang siapapun karena tidak ada yang sakit hati. Dari awal dibentuknya KMP, pidato pertama Pak Prabowo mengatakan, saya bukan capres lagi jangan sampai ada beban yang nggak enak. Tapi karena ada kesamaan ideologi KMP dapat dibentuk,” papar Edhy. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Jakarta – Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta meyakini, dua terdakwa mantan pejabat di Kementerian Dalam ...