Home > Hiburan > Pencak Silat Hantarkan Iko Uwais Bintangi Star Wars

Pencak Silat Hantarkan Iko Uwais Bintangi Star Wars

Jakarta – Iko Uwais akhirnya secara terbuka menceritakan kisah bagaimana ia sampai menjadi bagian dari film Star Wars The Force Awakens.

Dua tahun yang lalu, Iko dan Yayan Ruhiyan yang tengah melakukan produksi film di Inggris mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan sutradara JJ Abrams.

“Kami bertemu di sebuah hotel di Inggris. Dia ada ide bikin film dan minta koreografi ke saya. Saya ada koreografi dan kemudian saya tawarkan ke dia,” jelas Iko saat press screening Star Wars the Force Awakens di Senayan City, Jakarta, semalam.

Tepatnya pada Agustus 2013, Iko dan Yayan bertolak lebih dahulu ke Inggris dan mengerjakan bagian koreografi yang diminta selama dua minggu.

“Kami dipercaya untuk mengerjakan sedikit koreografi bertempuran pada Agustus dan Oktober 2013. Kang Cecep masuk Oktober,” lanjut Iko.

Tetapi Iko yang mendapat peran sebagai karakter antagonis bernama Qin Fee mengaku tidak tahu menahu mengenai jalan cerita dari The Force Awakens. Ia hanya melakukan bagian yang diminta oleh sang sutradara ketika syuting berlangsung.

“Setiap datang, hanya diberi skrip untuk adegan yang akan diambil. Skrip pun harus dikasih. Ponsel juga di-barcode, benar-benar dijaga kerahasiaannya,” tambahnya. Dalam film itu, Iko dan Yayan mendapat jatah berdialog bahasa khusus. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Pakai Celana Ketat, Ada Penampakan Tonjolan Pisang di Foto Dena Rachman

Pakai Celana Ketat, Ada Penampakan Tonjolan di Foto Dena Rachman

Jakarta – Setiap kemunculan mantan penyanyi cilik Dena Rachman di hadapan publik, ada saja yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis