Home > Ragam Berita > Pemerintah Dinilai Terlambat Keluarkan Kebijakan Pelarangan Gojek cs

Pemerintah Dinilai Terlambat Keluarkan Kebijakan Pelarangan Gojek cs

Jakarta – Kebijakan pemerintah untuk melarang layanan transportasi berbasis aplikasi online mendapat beragam reaksi pro-kontra. Salah satu pihak yang mendukung adalah Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, meski menyatakan dukungannya namun ia menilai penetapan larangan ini sudah terlambat.

Berdasarkan pengamatan tim Harian Indo, Jumat (18/12/2015), Tulus Abadi menilai bahwa larangan ini sudah terlambat, pasalnya layanan ojek ataupun transportasi berbasis online sudah terlanjur tumbuh subur.

Ditambahkannya, sekalipun Go-Jek dkk dilarang beroperasi karena melanggar Undang-Undang, proses penegakan hukum pastinya akan sulit. Berdasarkan fakta, keberadaan Go-Jek sendiri justru banyak mendapat dukungan dari pihak pejabat.

Fenomena layanan transportasi berbasis online ini adalah cerminan dari kegagalan pemerintah untuk menyediakan moda transportasi legal yang layak dan terjangkau.

Jika pihak pemerintah serius ingin menghapus keberadaan Go-Jek dkk, seharusnya juga menyediakan solusi untuk masyarakat. Misalnya dengan menyediakan akses transportasi umum yang murah dan nyaman, serta membuka lapangan pekerjaan bagi driver Go-Jek. (Rini Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Uno Klaim 95 Persen Warga Jakarta Siap Dipimpin Anies-Sandi

Sandiaga Uno Klaim 95 Persen Warga Jakarta Siap Dipimpin Anies-Sandi

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih yang sebentar lagi akan dilantik, Sandiaga Uno, berani ...