Home > Gaya Hidup > Pakai Kopiah dan Sarung, Penampilan Umat Kristen di Kampung Sawah Bekasi

Pakai Kopiah dan Sarung, Penampilan Umat Kristen di Kampung Sawah Bekasi

Jakarta – Pada sekitar akhir abad ke-19, agama Kristen sudah masuk ke wilayah Kampung Sawah, Bekasi. Namun demikian, untuk bisa menyesuaikan dengan masyarakat setempar, ritual animisme yang ada di tempat tersebut masih tetap dilakukan, terutama memasuki tempat-tempat yang dianggap angker atau keramat.

Meester Anthing adalah orang Protestan pertama yang datang memperkenalkan agama ini di kawasan yang masih kental dengan budaya Betawi tersebut. Ia pun berhasil mendirikan jemaat Kristen di Kampung Sawah, dan juga sukses mengakulturasikannya dengan budaya setempat.

Bahkan, sampai saat ini masih ada beberapa warga yang membacakan doa Bapa Kami dalam bahasa Betawi ketika memasuki tempat-tempat angker atau melakukan ritual mistis.

Satu keunikan pun terlihat ketika kita mengunjungi Gereja Protestan Kampung Sawah yang dahulu dirintis oleh Meester Anthing. Para pengurus gereja tampak mengenakan kopiah dan sarung, yang sangat khas dengan budaya Betawi-Melayu.

Penggunaan pakaian adat ini masih dilestarikan terutama pada acara-acara penting seperti misalnya misa Natal nanti. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Gejala Kolesterol Tinggi Yang Dapat Dilihat Pada Kaki

Gejala Kolesterol Tinggi Yang Dapat Dilihat Pada Kaki

Jakarta ā€“ Kolesterol tidak hanya dapat dilihat dari pemeriksaan hati dan darah, tetapi dapat juga ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis