Home > Ragam Berita > Inilah Penjual Yang Jajakan Terompet Berbahan Kertas Sampul Al-Quran

Inilah Penjual Yang Jajakan Terompet Berbahan Kertas Sampul Al-Quran

Demak – Polda Jawa Tengah terus bergerak cepat mengusut kasus ditemukannya terompet berbahan sampul Al-Qur’an. Salah satunya di Kabupaten Demak, dimana pihak kepolisian Polres Demak telah mengamankan Warmin (56), salah seorang penjual terompet yang menggunakan kertas sampul Al-Qur’an sebagai bahan bakunya. Warmin sendiri telah diamankan di Polres Demak pada Senin (28/12) kemarin.

Seperti dilansir dari Metrotvnews, Selasa (29/12/2015), Warmin merupakan warga Desa Nadi Kecamatan Bulukerto Wonogiri yang kesehariannya memang berprofesi sebagai penual terompet. Nah, di saat musim perayaan tahun baru seperti sekarang, Warmin biasa merantau ke daerah Demak sebagai tempat berjualannya.

Dari keterangan yang berhasil digali pihak kepolisian, Warmin mengaku membeli bahan sampul Al-Qur’an bersama dengan tujuh temannya di sebuah toko di daerah Wonogiri.

“Saya sempat ambil 10 kilo. Satu kilo sudah saya pakai, yang sembilan kilo saya kembalikan karena saya ragu. Saya tahu itu sampul Al-Qur’an,” ungkap Warmin saat dijumpai di Polres Demak, Senin (28/12).


Baca juga:

Alfamart Juga Terseret dalam Kasus Penjualan Terompet Sampul Alquran

Astaga, Sampul Al-Quran Dipakai Sebagai Bahan Pembuatan Terompet

Selain mengamankan Warmin, Polres Demak juga telah menyita 25 terompet yang dijual oleh Warmin. Selain itu menurut pengakuan Kasat IPP Polres Demak AKP Munawar menyebut bahwa pihaknya juga telah menemukan pengrajin dan penjual terompet lainnya yang menggunakan sampul Al-Qur’an sebagai bahan baku. Diduga kertas sampul Al-Qur’an itu merupakan kertas-kertas sisa dari sebuah perusahaan percetakan yang dikeluarkan Kemenag pada 2013 silam. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Jakarta – Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta meyakini, dua terdakwa mantan pejabat di Kementerian Dalam ...