Home > Ragam Berita > Astaga, Untuk Sebotol Air Minum, Warga Papua Harus Bayar Rp 25 Ribu

Astaga, Untuk Sebotol Air Minum, Warga Papua Harus Bayar Rp 25 Ribu

Jakarta – Sulitnya aksesibilitas transportasi di kawasan Papua pedalaman menjadikan harga-harga makanan di sana menjulang demikian tinggi. Sebab, hampir semua jenis bahan makanan harus diangkut menggunakan pesawat, yang selain kapasitasnya sangat terbatas, biaya angkutannya pun tidaklah murah.

Jika memaksa mengangkut bahan-bahan pokok menggunakan jalur darat, harga bahan bakar bensin yang mencapai Rp 40 ribu per liter, dihitung dengan waktu tempuh dan konsumsi bahan bakarnya, maka akan menghasilkan hitungan yang tidak akan membuat murah bahan-bahan pokok tadi.

Dilansir Tempo (Senin, 4/1/2015), dalam satu kunjungan yang dilakukan oleh wartawan Tempo pada sekitar pertengahan Desember 2015 lalu, bisa terlihat sendiri bagaimana mahalnya harga makanan di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua. Pada sebuah warung yang berada di pojok Simpang Gilingan Batu, Karubaga, sekelompok pemuda harus menghitung ulang uang yang mereka bawa untuk disesuaikan dengan menu dan daftar harga yang sudah tertera.

Astaga, Untuk Sebotol Air Minum, Warga Papua Harus Bayar Rp 25 Ribu

Gambaran mahalnya makanan di wilayah Papua

Setelah yakin bahwa uang yang mereka bawa cukup, barulah anak-anak muda itu memesan semangkuk bakso dan sepiring nasi ayam.

“Biasanya, anak-anak ini dari gunung turun ke Karubaga untuk bermain pada akhir pekan. Mereka hemat uang karena harga makanan memang mahal di pegunungan,” ujar Deres Jigwa, Kepala Humas Pemerintah Kabupaten Tolikara, Jumat (11/12/2015).

Harga makanan di Tolikara memang seperti berada di ujung langit. Semangkuk bakso yang berisi dua atau tiga butir bakso ukuran sedang dicampur sayur dan kuah, dibanderol dengan harga Rp 30 ribu. Harga makana lainnya, seperti nasi, sayur, dan ayam, bisa mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu.

Ketika wartawan tempo bergerak ke daerah Wamena, kejadian serupa pun dialaminya. Seporsi nasi, lalapan, dan sepotong paha ayam bakar dihargai dengan Rp 45 ribu. Lebih jauh, di wilayah Pegunungan Tengah, air minum dalam kemasan berukuran 1 liter ditawarkan dengan harga Rp 25 ribu per botol.

Astaga, Untuk Sebotol Air Minum, Warga Papua Harus Bayar Rp 25 Ribu

Kondisi perkotaan Jayapura

Di Jayapura, yang notabene merupakan ibu kota provinsi, keadaan juga tak jauh berbeda. Nasi dengan lalapan plus seekor ikan mujair ukuran sedang dibanderol dengan harga Rp 75 ribu. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Ingin Pecat Ahok Jadi Gubernur, Ahok: Saya Sedih

Anies Ingin Pecat Ahok Jadi Gubernur, Ahok: Saya Sedih

Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku sedih setelah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis