Home > Ragam Berita > Nasional > Romo Magnis Mengecam Tindakan Pembakaran Pemukiman Eks Anggota Gafatar

Romo Magnis Mengecam Tindakan Pembakaran Pemukiman Eks Anggota Gafatar

Jakarta – Aksi pembakaran pemukiman eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Mempawah Timur, Kalimantan Barat, mendapat sorotan khusus dari Romo Franz Magnis-Suseno. Menurut pandangan rohaniwan ini, pemerintah harus mengusut tuntas siapa dalang di balik aksi anarkis tersebut.

Romo Magnis Mengecam Tindakan Pembakaran Pemukiman Eks Anggota Gafatar

“Pemerintah harus mengusut tuntas siapa dalang di balik pembakaran tersebut. Jika pemerintah mengacuhkan hal tersebut, jangan heran kalau nilai-nilai terorisme masih ada di Indonesia,” ungkap Magnis saat dijumpai awak media di acara peresmian Griya Gus Dur, Minggu (24/1) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Senin (25/1/2016), Romo Magnis memandang pemerintah dan masyarakat Indonesia tidak memiliki hak untuk mengusir atau memaksa pulang eks anggota Gafatar dari pemukiman tersebut.

“Misalnya begini, jika saya pindah ke Manado tapi KTP saya tetap Jakarta, apakah warga Manado boleh mengusir saya dan membakar rumah saya? Tidak boleh kan? walaupun Gafatar ilegal, bukan berarti anggotanya melanggar Undang-Undang,” jelas Magnis.


Baca juga:

Polisi Terus Menyelidiki Motif Pembunuhan Mirna

Jokowi Perintahkan Menkominfo untuk Menutup Semua Situs dan Akun Radikal

Menurut Magnis, sebenarnya Gafatar belum terbukti melanggar Undang-Undang dan menjadi aliran radikal. Alasannya, hingga saat ini, Gafatar masih terlihat seperti ormas biasa dan tidak melakukan aksi yang merugikan. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...