Home > Ragam Berita > Nasional > Ibu Rumah Tangga di Depok : “Apa-apa Mahal, Banyak Warga Menyesal Pilih Jokowi”

Ibu Rumah Tangga di Depok : “Apa-apa Mahal, Banyak Warga Menyesal Pilih Jokowi”

Depok – Ribuan ibu-ibu rumah tanggan nampak mengantri di Kantor Pos Indonesia Jalan Rambutan, Depok, Jawa Barat. Mereka harus menunggu giliran selama berjam-jam untuk mendapatkan uang tunai Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang nilainya sebesar Rp 400 ribu.
Ibu Rumah Tangga di Depok : "Apa-apa Mahal, Banyak Warga Menyesal Pilih Jokowi"
Salah satu ibu-ibu yang mengantri, Nur, mengaku sangat membutuhkan dana tersebut. Ibu 48 tahun itu merasa beban hidup keluarganya semakin berat dengan perkembangan harga kebutuhan pokok yang semakin melangit.

“Sekarang semua mahal, apa-apa mahal, cabai juga mahal,” tutur Nur kepada wartawan, Senin (1/2/2016).

Nur pun mengatakan bahwa banyak warga di daerahnya yang kadang merasa menyesal telah memilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Sebab, saat ini harga-harga kebutuhan pokok, mulai bahan bakar minyak (BBM) sampai sembako, justru semakin tinggi dan memberatkan.

“Banyak warga yang menyesal pilih Jokowi,” ucap Nur.

Daryono, warga lainnya yang berada di lokasi, mengaku bahwa uang Rp 400 ribu dari PSKS itu akan habis dalam waktu sekejap saja untuk memenuhi berbagai kebutuhannya.

“Paling cuma cukup tiga hari langsung habis, buat anak biaya ongkos sekolah, istri belanja,” ujarnya.

Adapun Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Depok, Oman Mulyana, menjelaskan bahwa pada Senin (1/2/2016) ini, pembagian PSKS di Depok dilaksanakan di tujuh titik pelayanan, yakni Kantor Pos Pancoran Mas, Kantor Pos Perumnas Satu, Jalan Sentosa, Kantor Pos Cinere, Kantor Pos Depok Timur, Kantor Pos Sawangan, dan Kantor Pos Cimanggis. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Tidak Berikan Komentar Terkait Pelaporan Dirinya

Anies Tidak Berikan Komentar Terkait Pelaporan Dirinya

Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno enggan mengomentari ...