Home > Ragam Berita > Ekonomi > Kebutuhan Impor Bakal Berkurang Jika Bensin Premium Dihapuskan dari Jakarta

Kebutuhan Impor Bakal Berkurang Jika Bensin Premium Dihapuskan dari Jakarta

Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin premium di wilayah DKI Jakarta bakal berimbas pada berkurangnya impor bensin.
Kebutuhan Impor Bakal Berkurang Jika Bensin Premium Dihapuskan dari Jakarta
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Bambang, menjelaskan bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi yang memiliki angka konsumsi premium terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, bila premium dihapuskan, maka hal tersebut akan mengurangi impor secara signifikan.

“Jakara itu provinsi konsumsi BBM paling besar. Dia itu lebih dari 20 persen dari seluruh Indonesia. Kalau itu berkurang enak banget,” terang Achmad di sela-sela waktu skorsing rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Achmad membeberkan lagi bahwa sebenarnya, Pertamina sudah mengurangi impor premium sampai sebesar 30 persen. Hal ini dilakukan sejak dimulainya pengoperasian kilang Residual Fluid Catalytic Cracker Refinery (RFCC) Cilacap dan kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban.

Melihat tren ini, bila premium benar-benar dihapuskan dari DKI, maka impor terhadap premium akan menurun secara drastis.

“Sebenarnya impor sudah mulai berkurang, sejak RFCC dan TPPI. Sebentar lagi kalau kilang langit birunya Cilacap beroperasi, ya makin berkurang. Apalagi ada penghapusan premium nanti,” jelasnya.

Efek lain dari penghapusan premium adalah Pertamina bisa mulai meraup untung. Minimal, Pertamina tidak akan menanggung rugi atas penjualan premium saat harga MOPs naik.

“Kita tahu premium di Jamali itu umum. Tetapi kita ternyata tidak boleh menetapkan beda jauh dari non-Jamali. Artinya mengambil profit lima persen saja tidak bisa. Kalau lagi MOPs naik harga tidak berubah, Pertamina menanggung rugi besar. Nah kalau Jakarta diberlakukan ini malah enak banget,” pungkas Achmad. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Menteri PUPR Optimis Pembangunan 1 Juta Rumah Bakal Tercapai pada 2017

Menteri PUPR Optimis Pembangunan 1 Juta Rumah Bakal Tercapai pada 2017

Malang – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis jika target 1 juta rumah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis