Home > Ragam Berita > Nasional > Video, SBY Berikan Pandangannya Terkait Polemik Proyek Kereta Cepat

Video, SBY Berikan Pandangannya Terkait Polemik Proyek Kereta Cepat

Jakarta – Belum lama ini, mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul dalam sebuah video yang diunggah ke channel YouTube dengan namanya sendiri. Program video tersebut diberi tajuk “SBY Peduli dan Isu-Isu Terkini”.
Video, SBY Berikan Pandangannya Terkait Polemik Proyek Kereta Cepat
Setelah sekitar dua tahun meninggalkan jabatannya sebagai orang nomor 1 di Indonesia, ternyata SBY masih ditunggu untuk memberikan tanggapan terkait sejumlah isu dan polemik yang tengah terjadi di negara ini. Salah satu yang diangkatnya sebagai materi pembahasan adalah soal “proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung“.

Sebagaimana dilansir dari Tribunnews, Sabtu (7/2/2016), SBY menilai adanya pro dan kontra dalam pelaksanaan proyek tersebut merupakan sesuatu hal yang biasa terjadi dalam negara yang menganut sistem demokrasi. Pemerintah pun tak harus berkecil hati atau bersikap defensif ketika meenrima kritikan dan masukan dari berbagai pihak.

Menurut SBY, pemerintah seyogyanya mau memberikan penjelasan mengenai alasan dilaksanakannya proyek besar yang menelan dana hingga Rp 76 triliun tersebut. Sebab, proyek semacam ini sangat rawan terhadap praktik-praktik penyimpangan yang terjadi di lapangan.

Meski pemerintah menyebutkan bahwa proyek infrastruktur itu tidak menggunakan dana APBD, besaran dana yang demikian luar biasa, serta isu-isu politis yang menyertainya membuat proyek ini patut mendapatkan perhatian lebih dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian.

“Pemerintah harus bersedia mendengarkan saran dan kritik dan menjelaskan kepada rakyat mengenai biaya pembangunannya selogis mungkin, siapa yang membangun, dampak sosial dari pembangunannya, sehingga rakyat paham,” tutur SBY.

SBY juga meminta kepada rakyat untuk tidak langsung menumbuhkan sikap skeptis dan curiga, lalu menuduh pemerintah telah melakukan kesalahan-kesalahan yang menguntungkan pihak-pihak tertentu. Menyampaikan pendapat memang sah-sah saja, namun hendaknya disampaikan secara arif dan bukan dengan cara mencibir atau berkomentar nyinyir tanpa adanya solusi.

(Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Jenguk Ahok di Rutan Mako Brimob, Apa Saja yang Dibahas ?

Djarot Jenguk Ahok di Rutan Mako Brimob, Apa Saja yang Dibahas ?

Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sempat menjenguk Basuki Tjahaja Purnama alias ...