Home > Hiburan > Gosip > Awalnya Minta Pijat, ABG Inisial DS Mengaku Dicabuli Saiful Jamil

Awalnya Minta Pijat, ABG Inisial DS Mengaku Dicabuli Saiful Jamil

Jakarta – Saipul Jamil tampak harus akan berhadapan dengan pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari DS atas korban pencabuan dari sang musisi dangdut itu. DS sendiri saat ini masih berusia 17 tahun dan merupaan fans dari pria yang akrab dipanggil Ipul ini.

Awalnya Minta Pijat, ABG Inisial DS Mengaku Dicabuli Saiful Jamil

Peristiwa itu bermula saat DS berkenalan dengan Saipul Jamil pada saat dirinya menjadi penonton di salah satu acara idol dangdut. Setelah itu mereka pun jadi akrab an sudah bertemu sebanyak tiga kali dan pada akhirnya Ipul mengajak DS untuk mengunjungi rumahnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (18/2/2016) sekitar pukur setengan satu dini hari.

Setelah itu, sesudah syuting Ipul mengaku capek dan ingin DS untuk memijatnya. Usai memijat DS pun beristirahat di kamar asisten Ipul. Saat sedang tidur itulah korban merasa SAipul Jamil telah berbuat hal yang tidak senonoh dan melakukan pencabulan dan kemudian korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kelapa Gading.

Usai dilaporkan DS, polisi pun langsung dijemput oleh tim penyidik di rumahnya sekitar pukul 10 pagi kemarin dan korban juga sudah dibawa ke RS Polri Sukanto untuk dimintakan visum. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Sudah Dua Bulan Tidak Bisa Bertemu Dengan Anak, Bagaimana Kondisi Tsania Marwa Saat Ini ?

Sudah Dua Bulan Tidak Bisa Bertemu Dengan Anak, Bagaimana Kondisi Tsania Marwa Saat Ini ?

Jakarta – Sudah sekitar dua bulan lamanya, Tsania Marwa belum bisa bertemu dengan anak-anaknya semenjak ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis