Home > Hiburan > Gosip > Pria Kewanitaan Di TV, Femmy Permatasari : “Itu Kan Lucu, Hanya Hiburan”

Pria Kewanitaan Di TV, Femmy Permatasari : “Itu Kan Lucu, Hanya Hiburan”

Jakarta – Di tengah maraknya pembahasan isu LGBT, makin banyak pula yang menyentil tayangan televisi Indonesia yang dianggap banyak menampilkan sosok pria yang ‘kewanitaan’. Namun bagi pesinetron Femmy Permatasari hal tersebut masih tergolong hal yang wajar.

Pria Kewanitaan Di TV, Femmy Permatasari : "Itu Kan Lucu, Hanya Hiburan"

“Sah-sah aja, tujuannya kan menghibur. Kita kerja capek, kalau nonton televisi yang serius terus kan makin stress. Itu buat lucu-lucuan aja, bukan berdampak buruk atau gimana, tujuannya kan hanya untuk hiburan saja,” ujar Femmy Permatasari.

Berdasar pantauan tim Harian Indo, Sabtu (27/2/2016), Femmy sadar tayangan yang mempertontonkan adegan pria yang bersifat ‘kewanitaan’ kurang pantas jika ditonton oleh anak-anak. Karean itu Femmy selalu mendampingi adiknya dan memberi penjelasan khusus kepada tiga orang anaknya.

“Ya saya jelasin, itu hanya bercanda. Akting enggak boleh ditiru. Jadinya kita sebagai orangtua yang harus lebih aktif memberi arahan dan mendampingin anak,” jelas perempuan 42 tahun tersebut.


Baca juga:

Sibuk Persiapkan Konser, Rossa Tak Bisa Temani Afgan

Tentang Samuel Rizal, Nikita Mirzani : “Dia Salah Satu Penyemangat”

Sebelumnya tanggal 23 Februari 2016 lalu KPI baru saja menerbitkan aturan dalam surat edaran No. 203/K/KPI/02/2016 terkait larangan menampilkan pria sebagai talent, host, ataupun pengisi acara lainnya dengan penampilan sebagai berikut.

1. Gaya berpakaian kewanitaan,
2. Riasan (make-up) kewanitaan,
3. Bahasa tubuh kewanitaan (termasuk tetapi tidak terbatas pada gaya berjalan, gaya duduk, gerakan tangan, ataupun perilaku lainnya),
4. Gaya bicara kewanitaan,
5. Menampilkan pembenaran atau promosi seorang pria untuk berperilaku kewanitaan,
6. Menampilkan sapaan terhadap pria dengan sebutan yang seharusnya diperuntukkan bagi wanita,
7. Menampilkan istilah dan ungkapan khas yang sering dipergunakan kalangan pria yang kewanitaan.

Peraturan baru yang dikeluarkan KPI itu menuai pro dan kontra dari beragam pihak. Banyak pihak yang menganggap surat edaran ini harus dievaluasi lagi agar lebih tepat sasaran. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Ayu Ting Ting Kembali Meriahkan Pesbuker, Begini Reaksi Eko Patrio

Ayu Ting Ting Kembali Meriahkan Pesbukers, Begini Reaksi Eko Patrio

Jakarta – Salah seorang komedian senior, Eko Patrio seakan-akan tak bisa menutupi rasa bahagianya setelah ...