Home > Ragam Berita > Nasional > Pemuka Agama Dianggap Perlu Berpartisipasi untuk Sukseskan Pilgub

Pemuka Agama Dianggap Perlu Berpartisipasi untuk Sukseskan Pilgub

Jakarta – Jelang Pilgub DKI 2017, tensi politik di Jakarta mulai meningkat. Banyak elemen yang ikut terlibat dalam urusan tersebut. Nah, Anggota Komisi II DPR dari Partai Hanura Frans Agung Mula Putra pun memiliki penilaian.

Pemuka Agama Dianggap Perlu Berpartisipasi untuk Sukseskan Pilgub

Menurut dia, pemuka agama perlu diikutsertakan untuk menyukseskan Pilgub DKI 2017. Tujuannya, membangun optimisme publik melalui ceramah keagamaan. Sebab, optimisme masyarakat masih relatif rendah.

”Masyarakat cenderung cuek dengan pemilihan yang berlangsung. Rata-rata angka partisipasi pemilih hanya mencapai 55 persen. Yang paling rendah di Medan dengan persentase pemilih 27 persen. Peran pemuka agama dan lingkungan penting,” katanya dalam diskusi di kantor organisasi sayap Partai Hanura, Satria Hanura, Jumat (11/3/2016).

Selain itu, tidak sedikit laporan yang menjelaskan bahwa masyarakat di sejumlah daerah hanya mau ikut pilkada jika diimingi dengan sesuatu. ”Makanya, masyarakat perlu disadarkan bahwa pemilihan kepala daerah adalah pintu masuk perubahan. Masyarakat tidak boleh apatis dan pragmatis terhadap pemilihan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Satria Hanura Williem Tuhumury menjelaskan, dalam Pilgub DKI 2017, pihaknya bakal patuh dan mendukung calon-calon yang diusung DPP Partai Hanura pimpinan Wiranto. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis