Home > Ragam Berita > Nasional > Hasil Polling Rustam Ibrahim Di Twitter, Ahok 45% Yusril 52%

Hasil Polling Rustam Ibrahim Di Twitter, Ahok 45% Yusril 52%

Jakarta – Salah seorang pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub 2017, Rustam Ibrahim, melakukan polling di jejaring sosial Twitter pada Selasa (15/3/2016) kemarin.

Hasil Polling Rustam Ibrahim Di Twitter, Ahok 45% Yusril 52%

Peneliti dan Ketua Dewan Pengawas LP3ES itu membuat polling sebagai berikut:

“Mari kita lihat lagi perkembangan politik DKI. Jika @Yusrilihza_Mhd head to head vsAhok @basuki_btp siapa anda pilih?

– Yusril Ihza Mahendra
– Ahok (Basuki T. Purnama)
– Lainnya
– Belum punya pilihan”

Demikian pertanyaan Polling yang disampaikan Rustam di akun twitternya @RustamIbrahim.

Dan hasil akhir polling yang diikuti sebanyak 4.082 responden/pemilih itu ternyata memiliki hasil mengejutkan dimana Ahok dikalahkan oleh Yusril.

52% Yusril Ihza Mahendra
45% Ahok (Basuki T. Purnama)
02% Lainnya
01% Belum punya pilihan

Hasil mengejutkan (dan tentu tidak diharapkan ini) membuat pak Rustam dan Ahokers jadi salting (salah tingkah) dan akhirnya harus ngeles… Hehe.

“Yg ikut polling Ini dan milih Pak Yusril kbnykan akun robot, Pak…,” cuit @RioNdate.

“Bisa saja akun robot, bisa peternak akun, bisa yang bukan warga DKI… jadi memang tidak akan akurat…,” Pak Rustam pun menimpali.

Bagaimana menurut Anda para pembaca budiman? (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Telusuri Foto Bendera Merah Putih Bertuliskan Arab Asli atau Editan

Polisi Telusuri Foto Bendera Merah Putih Bertuliskan Arab Asli atau Editan

Jakarta – Irjen Boy Rafli Amar selaku Kepala Divisi Humas Polri menyatakan jika pihaknya sedang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis