Home > Ragam Berita > Ekonomi > Harga Premium Dan Solar Per 1 April Turun Harga, Tapi Tidak Sampai Rp 1000

Harga Premium Dan Solar Per 1 April Turun Harga, Tapi Tidak Sampai Rp 1000

Jakarta – Awal pekan depan harga baru BBM bersubsidi jenis premium dan solar untuk tanggal 1 April 2016 akan diumumkan Pemerintah RI. Dua jenis BBM yang masih disubsidi pemerintah tersebut tampaknya akan segera diturunkan harganya, namun tak sampai Rp. 1.000 per liter.

Harga Premium Dan Solar Per 1 April Turun Harga, Tapi Tidak Sampai Rp 1000

Berdasar informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Jumat (25/3/2016), kabar terkait turunnya harga BBM bersubsidi ini telah dikonfirmasi oleh Menteri ESDM Sudirman Said usai menghadiri Rapat Koordinasi tentang BBM di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (24/3) kemarin.

“Yang jelas ada penurunan. Nanti Senin atau Selasa (diumumkan), penurunannya tidak sampai Rp 1.000,” jelas Menteri ESDM Sudirman Said.

Sebelumnya penentuan harga BBM bersubsidi telah disepakati akan dilakukan setiap tiga bulan. Dimana sebelumnya harga premium sejak Januari lalu ditetapkan senilai Rp. 7.050 per liter untuk daerah Jawa, Madura, dan Bali. Sementara di luar daerah tersebut dilabeli Rp. 6.950 per liter. Adapun untuk harga solar sebelumnya dilabeli harga Rp. 5.650 per liter.

Sudirman mengakui, besaran penurunan harga BBM tersebut masih tipis. Sebab, pihaknya masih mewaspadai adanya kekhawatiran jika tiba-tiba harga minyak naik. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Subsidi Elpiji 3 Kg Mulai Diterapkan Maret Ini

Subsidi Elpiji 3 Kg Mulai Diterapkan Maret Ini

Jakarta – Pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pelaksanaan subsidi elpiji ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis