Home > Ragam Berita > Nasional > Pengamat Politik: Risma Kerap Turun ke Warga

Pengamat Politik: Risma Kerap Turun ke Warga

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal maju dalam Pilgub DKI 2017. Karena itu, dia menantang para pesaingnya untuk membuat program Jakarta lebih baik, bukan saling menjatuhkan lewat isu negatif.

Pengamat Politik: Risma Kerap Turun ke Warga

Nah, hal tersebut juga bakal dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Kabarnya, dia bakal merebut kursi DKI 1 setelag diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta Pangi Chanigo menilai langkah Ahok sudah tepat. Meski begitu, pihaknya merasa program Risma lebih bisa diterima warga Jakarta. Sebab, Risma lebih mau berdialog dengan warga.

Nah, hal tersebut bertolak belakang dengan Ahok. Misalnya saat menggusur kawasan judi dan prostitusi Kalijodo. ”Bu Risma langsung ke warga. Risma lebih gentleman, lebih berani. Saya tidak pernah lihat Ahok turun ke warga (saat penggusuran Kalijodo),” katanya kepada media pada Selasa (29/3/2016).

Sementara itu, untuk penataan ruang terbuka hijau (RTH), Risma pun lebih dulu melakukannya. Ahok hanya melanjutkan program dari pemimpin DKI sebelumnya.

Karena itu, potensi Ahok dan Risma di Pilgub DKI tetap ada. Sebab, politik bersifat dinamis. PDIP di belakang Risma adalah senjata ampuh untuk mengalahkan Ahok yang bakal maju lewat jalur independen. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis