Home > Ragam Berita > Nasional > Bambang: Data Panama Papers Mirip dengan Milik Direktorat Jenderal Pajak

Bambang: Data Panama Papers Mirip dengan Milik Direktorat Jenderal Pajak

Jakarta – Kasus Panama Papers menyeret beberapa nama dari Indonesia. Mereka adalah pengusaha kelas atas Indonesia. Semuanya tercantum dalam dokumen Panama Papers yang bocor ke media. Terlebih daftar tersebut mirip dengan daftar milik Direktorat Jenderal Pajak Indonesia.

Bambang: Data Panama Papers Mirip dengan Milik Direktorat Jenderal Pajak

Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. ”Dari pengamatan sepintas, yang sama memang lumayan banyak (dengan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak/DJP). Tapi persentasenya kecil,” katanya pada Jumat (8/4/2016).

Karena itu, DJP harus mengecek kembali validitas dari data yang tercantum dalam Panama Papers soal dugaan kejahatan penghindaran pajak, terutama nama-nama yang mempunyai aset besar di luar negeri.

“Kita hanya tertarik pada nama-nama di Panama Papers yang diyakini kuat mempunyai rekening di luar negeri, karena itu menjadi sumber yang bagus untuk tax amnesty”, ujar Bambang.

Namun, Menteri Keuangan lebih jauh menjelaskan bahwa masih wajar bila ada WNI yang memiliki perusahaan bayangan di wilayah bebas pajak (offshore) untuk mengembangkan usahanya di luar negeri, asalkan perusahaan tersebut tidak di gunakan sebagai instrumen untuk menghindar dari pajak. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Tetapkan Habib Rizieq Sebagai Tersangka Dugaan Chat Asusila

Polisi Tetapkan Habib Rizieq Sebagai Tersangka Dugaan Chat Asusila

Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis