Home > Ragam Berita > Nasional > Beita Terkini : Inilah Kemungkinan Hukuman yang Diterima Dua Anggota Densus terkait Kematian Siyono

Beita Terkini : Inilah Kemungkinan Hukuman yang Diterima Dua Anggota Densus terkait Kematian Siyono

Jakarta – Dua anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri melakoni sidang terkait dengan kasus kematian terduga teroris Siyono asal Klaten, Jawa Tengah. Kini sidang tersebut memasuki agenda pembacaan tuntutan.

Inilah Kemungkinan Hukuman yang Diterima Dua Anggota Densus terkait Kematian Siyono

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menjelaskan, keduanya melanggar beberpaa kode etik profesi. Yakni, pasal 7 ayat 1 kode etik profesi.

”Setiap anggota polri wajib meningkatkan citra, soliditas, integritas anggotanya. Anggota polri wajib melakukan pekerjaan secara profesional, proporsional. Kemudian pasal 7 ayat 2, setiap anggota polri yang berkedudukan sebagai atasan wajib menunjukkan kepemimpinan yang melayani,” kata Boy Rafli di Mabes Polri pada Kamis (28/4/2016).

Selain itu, kata Boy, dua orang tersebut menyalahi etik kelembagaan sesuai dengan pasal 13 ayat 2 huruf a. Setiap anggota polri, sebagai atasan dilarang memberi perintah bertentangan dengan norma hukum.

Tentunya, kata Boy, kedua anggota Densus 88 Antititeror yang mengawal Siyono akan dijatuhkan hukuman berat

”Yang berkaitan dimungkinkan dalam pelaksanaan sidang itu, tuntutannya untuk diusulkan diberhentikan dengan tidak hormat. Kemudian berkaitan adanya pendapat lain, mohon dapat dijatuhkan sanksi berupa mutasi yang sifatnya demosi, yaitu jadi orang ini dinilai enggak layak lagi bertugas di Densus dan patut dimutasi ke satuan yang lain,” kata Boy.

Akan tetapi, kedua terduga pelanggar juga diberikan hak pembelaan oleh majelis etik, sehingga bisa dijadikan landasan oleh pimpinan majelis dalam memutuskan sidang nantinya.

”Sebagai terduga pelanggar tetap diberikan kesempatan untuk lakukan pembelaan, karena ini berkaitan dengan nasib dan masa depan yang bersangkutan. Oleh karena itu, nanti akan dilihat secara objektif, mana hal yang memberatkan dan meringankan,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Wiranto Dukung TNI Dimasukkan Dalam RUU Terorisme

Wiranto Dukung TNI Dimasukkan Dalam RUU Terorisme

Jakarta – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memberikan dukungannya bila ternyata nantinya ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis