Home > Ragam Berita > Nasional > Wow, Harta Kekayaan Setya Novanto Mencapai Rp 114,769 Miliar

Wow, Harta Kekayaan Setya Novanto Mencapai Rp 114,769 Miliar

Jakarta – Harian Indo hari ini menghadirkan daftar total harta kekayaan para calon ketua umum Partai Golkan yang diumumkan oleh Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Munaslub Nurdin Halid (Sabtu, 7/5/2016).

Wow, Harta Kekayaan Setya Novanto Mencapai Rp 114,769 Miliar

Setya Novanto berada di peringkat teratas dengan kekayaan mencapai Rp 114,769. Berikut rinciannya:

1. Setya Novanto dengan harta kekayaan Rp 114,769 miliar
2. Aziz Syamsuddin dengan harta kekayaan Rp 58,93 miliar dan US$ 24.999
3. Airlangga Hartarto dengan harta kekayaan Rp 46,39 miliar
4. Ade Komarudin dengan harta kekayaan Rp 20,3 miliar dan utang Rp 3 miliar
5. Priyo Budi Santoso dengan harta kekayaan Rp 17 miliar dan US
6. Mahyudin dengan harta kekayaan Rp 10,615 miliar.

Keenam calon tersebut pun berhak untuk mengikuti ajang Munas Luar Biasa (Munaslub). Sementara ada dua orang yang belum melengkapi syarat administrasi yakni Syahrul Yasin Limpo dan Indra Bambang Utoyo.

“Enam bakal calon sudah dinyatakan lolos secara administrasi dan bisa mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya, pengambilan nomor urut, sosialisasi dan debat sepanjang proses menuju munaslub tidak ada pelanggaran kode etik,” kata Ketua SC Golkar, Nurdin Halid. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Gelar Demo 161, Polisi Tetap Akan Panggil Habib Rizieq Terkait Logo Palu Arit

Gelar Demo 161, Polisi Tetap Akan Panggil Habib Rizieq Terkait Logo Palu Arit

Jakarta – Inspektur Jenderal M Iriawan selaku Kapolda Metro Jaya memastikan apabila jajaran penyidik Polda ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis