Home > Olahraga > Balap > Berita MotoGP : Rossi Akui Start di Posisi Ketujuh Terlalu Sulit

Berita MotoGP : Rossi Akui Start di Posisi Ketujuh Terlalu Sulit

Le Mans – Seri kelima MotoGP 2016 telah dilangsungkan di Sirkuit Le Mans, Prancis pada Minggu malam (8/5/2016) WIB. Valentino Rossi yang keluar sebagai juara di seri sebelumnya kini mendapat kesulitan di sirkuit yang panjang 4,2 kilometer tersebut.

Berita MotoGP : Rossi Akui Start di Posisi Ketujuh Terlalu Sulit

Namun, hal tersebut diungkapkan bukan tanpa alasan. Sebab, rider kebangsaan Italia tersebut harus memulai balapan dari posisi tujuh setelah menorehkan waktu terbaik 1 menit 32,829 detik.

Meski demikian, rider berusia 37 tahun tersebut tidak mau menyerah begitu saja. Namun, start di posisi ke tujuh sangat menyulitkan. Padahal, saat sesi latihan, The Doctor optimistis finis di posisi kelima.

”Potensi saya adalah untuk memulai dari tempat kelima. Saya harus memulai dari baris ketiga, dari posisi tujuh, jadi ini lebih sulit,” ungkap Rossi sebagaimana dilansir dari Autosport pada Minggu (8/5/2016).

”Posisi (tujuh) ini terlalu buruk. Tapi, dari row ketiga, semua akan lebih sulit, tapi kami akan mencoba membuat balapan tidak terlalu buruk,” tambahnya.

Sementara itu, rekan setim The Doctor, Jorge Lorenzo, memulai start di tempat pertama. Sebab, dalam kualifikasi, dia mencatatkan waktu tercepat. Yakni, 1 menit 31,975 detik. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Johann Zarco Tampak Semringah Finis di Posisi Kedua Seri Prancis

Johann Zarco Tampak Semringah Finis di Posisi Kedua Seri Prancis

Le Mans – Seri kelima MotoGP 2017 di Sirkuit Le Mans, Prancis, memperlihatkan sisi dramatis ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis