Home > Gaya Hidup > Tips > 11 Karakter yang Membuat Orang Lain Dapat Memanipulasi Anda

11 Karakter yang Membuat Orang Lain Dapat Memanipulasi Anda

Jakarta – Pada kehidupan bermasyarakat, Anda selalu dengan sengaja telah diprogram tanpa sepengetahuan Anda sepanjang hidup. Dan kondisi psikologis kita sendiri tanpa bisa kita kendalikan bisa digunakan untuk melawan diri sendiri.

11 Karakter yang Membuat Orang Lain Dapat Memanipulasi Anda

Setidaknya terdapat 11 prinsip dari karakter serta hasrat yang dapat membuat orang lain melakukan manipulasi kepada diri Anda. Berikut pembahasannya seperti dilansir dari metrotvnews.com (Selasa, 17/5/2016):

1. Keyakinan sosial

Dari 11 prinsip, ini adalah keyakinan paling kuat dalam diri kita, bahkan menyebabkan konflik dengan keyakinan pribadi kita sendiri. Kita diberitahu apa yang bisa diterima masyarakat dan mana yang tidak, dan seperti digembala kita mengikuti semua keyakinan sosial hanya karena tekanan sosial, bagaimana sosial memandang kita ketika kita tidak melakukan apa yang menjadi keyakinan sosial.

2. Resiprokal

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perilaku memberi menghasilkan dorongan atau kebutuhan resiprokal, dorongan untuk membalas dengan sesuatu yang sama atau bahkan cenderung lebih baik. Bahkan pakar persuasi Dr. Robert Cialdini dalam bukunya Influence, mengatakan ini adalah sebuah hukum yang lama yang berbunyi: memberi dan menerima, dan menerima, dan menerima dan seterusnya. Prinsip ini sangat banyak digunakan dalam bisnis dan sangat tidak bisa dihentikan oleh akal sehat kita.

3. Bukti sosial

Para penjual selalu memasukkan testimoni demi testimoni untuk meyakinkan calon pelanggannya. Dan bahkan calon pelanggannya sendiri mencari testimoni untuk meyakinkan dirinya. Semakin banyak yang memberikan testimoni, akan semakin mudah kita dipersuasi. Bukti sosial ini semakin kuat ketika semakin banyak orang yang mengatakan hal yang sama, sebagai contoh dulu sekali manusia percaya bahwa bumi itu datar.

4. Asosiasi

Ini merupakan usaha untuk mengaitkan emosi dengan produk atau tujuan tertentu. Para politisi sering kali mengaitkan kesukaan publik dengan visi misinya. Iklan di Thailand sangat luar biasa dalam mengaitkan emosi dengan sebuah produk. Tidak tertahankan orang yang menonton iklan tersebut dibuat menangis dan kemudian langsung dikaitkan dengan produk perusahaan tertentu.

5. Pengkondisian dan Asosiasi

Masih melanjutkan prinsip sebelumnya, asosiasi bisa mengkondisikan pemilihan audiens yang dipengaruhinya. Dan sering kali tidak terdeteksi oleh pikiran sadar, mengaitkan pengkondisian yang sudah ada dalam bawah sadar masyarakat dan mengaitkannya dengan hal lain dan akhirnya menciptakan sebuah perilaku yang diinginkan oleh yang membuat pengkondisian tersebut.

6. Suka

Perasaan suka membuat kita memilih hal/seseorang dibanding yang lain. Semakin kita menyukai seseorang semakin kita menuruti permintaannya. Mengaitkan sesuatu yang sederhana seperti senyuman dan sebuah bendera negara pun akan membuat kita menyukai negara tersebut tanpa kita sadari.

7. Otoritas

Otoritas adalah prinsip sangat kuat untuk mempengaruhi seseorang. Orang yang menggunakan jas putih secara otomatis akan menjadi otoritas. Guru dan orangtua adalah figur otoritas awal kehidupan kita dan sangat mempengaruhi bagaimana kita berpikir, memilih, dan menjalani kehidupan.

8. Kelangkaan

Ini adalah yang terakhir. Ini adalah kesempatan satu-satunya. Hanya tinggal 1 hari saja. Hanya hari ini saja. Untuk 10 orang saja. Adalah penggunaan prinsip kelangkaan yang tidak mungkin bisa kita abaikan. Ketika menghadapi situasi itu, kebanyakan orang akan bertindak. Mengapa prinsip ini begitu kuat? Hanya satu kata, tamak. Kita menginginkan sesuatu yang membuat kita lebih baik dan tidak ingin orang lain memilikinya duluan.

9. Dorongan

Manusia telah lahir dengan dorongan yang sudah tertanam kuat dalam diri. Dorongan alami yang berupa memberikan respons lawan, lari, makan dan seksual. Dan juga dorongan untuk mendapatkan lebih. Lebih banyak. Lebih Baik. Meningkatkan status, kebanggaan dan kedamaian pikiran.

10. Pembenaran

Meringankan situasi atau keputusan tertentu bisa membenarkan tindakan atau keputusan radikal yang kita ambil. Sebagai contoh, Anda membeli sesuatu yang mahal, Anda mulai melakukan pembenaran dengan pemikiran-pemikiran tertentu.

Dalam dunia periklanan sering ditunjukkan seorang wanita yang telah bekerja keras dari pagi mengurus rumah, bekerja di kantor, olahraga, merawat anak, dan di malam hari menikmati nikmatnya rendaman air mawar dengan sabun merek X, adalah bentuk pembenaran yang membuat seorang wanita mau memilih sabun merek X.

11. Kondisi yang Diinformasikan sebelumnya

Mendapatkan informasi di depan bukannya membuat kita menjadi tidak terpengaruh oleh persuasi, namun malah membuat kita menunggu-nunggu dan secara otomatis kita menginginkan hal itu.

Sepanjang kehidupan kita, 11 hal ini terus menerus dengan sengaja dilakukan masyarakat untuk mempengaruhi bagaimana kita berpikir, mengambil keputusan dan bertindak.

Cara terbaik untuk membuat Anda tidak mudah terpengaruh adalah dengan pengetahuan. Mengetahui lebih banyak membuat Anda bisa menyadari dorongan impulsif yang terjadi dalam diri Anda. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

8 Manfaat Menyapa Orang di Pagi Hari

8 Manfaat Menyapa Orang di Pagi Hari

Jakarta – Apakah Anda seseorang yang terbiasa bangun dan beraktivitas di pagi hari? Jika iya, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis