Home > Hiburan > Gosip > Berita Artis : Saipul Jamil Berharap Tak Mendapat Vonis 15 Tahun Penjara

Berita Artis : Saipul Jamil Berharap Tak Mendapat Vonis 15 Tahun Penjara

Jakarta – Proses persidangan Saipul Jamil memang sedang dalam proses dan dirinya pun memang sudah dituntut ancamana penjara mencapai 15 tahun. Sampai sekarang seminggu Bang Ipul bisa menjalani sidang selama tiga kali dan dirinya pun senang karena agar secepatnya mendapatkan kepastian dan juga kejelasan hukum.

Berita Artis : Saipul Jamil Berharap Tak Mendapat Vonis 15 Tahun Penjara

Seperti saat berbicarad engan wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (19/5/2016), Saipul Jamil mengatkaan bahwa mudah-mudahan putusan cepat dibacakan. Dengan tuntutan yang mencapai 15 tahun penjara, mantan suami Dewi Persik ini mengungkapkan bahwa mudah-muadahan nanti putusannya tidak 15 tahun penjara. Namun, Bang Ipul menegaskan bahwa papaun keputusan yang dibacakan kepadanya akan diterimanya dengan lapang dada.

Seperti yang kita tahu, Saipul Jamil ini dilaporkan oleh salah seorang remaja pria yang mengaku dicabuli oleh sang penyanyi dangdut itu. Ipul pun mengakui hal tersebut dan sejak hari itu juga dirinya mendekam di balik jeruji besi sampai batas waktu yang belum diputuskan oleh pengadilan. Oleh karena itu, Saipul Jamil pun berharap agar keputusan dan kejelasan hukum segera diterimanya agar nasibnya tidak menggantung. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Prisia Nasution Posting Singgung Soal Arab, Netizen Sebut Go***k

Prisia Nasution Posting Singgung Soal Arab, Netizen Sebut Go***k

Jakarta – Soal SARA seharusnya tidak lagi disinggung-singgung di media sosial karena hal itu merupakan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis