Home > Ragam Berita > Nasional > Jokowi Harus Lakukan Evaluasi Kinerja dan Terlibat Dalam Pembenahan Kejaksaan Agung

Jokowi Harus Lakukan Evaluasi Kinerja dan Terlibat Dalam Pembenahan Kejaksaan Agung

Jakarta – Setelah munaslub Partai Golkar diselenggarakan, perombakan kabinet atau reshuffle kembali bakal dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nah, Salah seorang yang bakal reshuffle adalah Jaksa Agung H.M. Prasetyo.

Jokowi Harus Lakukan Evaluasi Kinerja dan Terlibat Dalam Pembenahan Kejaksaan Agung

Di bawah pimpinan Prasetyo, Korps Adhyaksa tidak terjadi pembenahan kinerja. Terlebih, ada beberapa jaksa yang ditengarai terlibat kasus suap. Hal tersebut terkuat setelah mereka diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPI).

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Riza Patria menjelaskan, Presiden Jokowi harus merespons masukan rakyat. Mereka ingin menginginkan kinerja Kejaksaan Agung agar lebih.

”Seperti kita ketahui, ini hak prerogatif Presiden, masyarakat memang mendesak dari reshuffle karena masalah yang ada,” katanya di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016).

Wakil Ketua Komisi II DPR itu menjelaskan, Jokowi pun harus langsung terlibat dalam pembenahan internal Kejaksaan Agung. Misalnya, mengevaluasi kinerja Prasetyo dan mencari sosok yang dianggap mampu membenahi.

”Presiden kan baru dari wali kota terus menjadi gubernur lalu menjadi Presiden, mungkin pengalamannya belum cukup banyak, tapi saya kira dengan waktu satu setengah tahun ini sudah cukup memberi pengalaman dalam bentuk waktu untuk mengambil keputusan dan kebijakan,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

Jakarta – Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, mengharapkan pergantian Kepala Kepolisian Daerah Polda ...