Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Bekuk Penjual Daging Oplosan Beromzet 20 Kg Per Hari

Polisi Bekuk Penjual Daging Oplosan Beromzet 20 Kg Per Hari

Surabaya – Pihak kepolisian Surabaya berhasil menguak perdagangan daging sapi yang dicampur dengan babi. Penguakan kasus tersebut dilakukan di pasar daerah Sukolilo, Surabaya.

Polisi Bekuk Penjual Daging Oplosan Beromzet 20 Kg Per Hari

Petugas pun menetapkan pedagang sebagai tersangka. Dia mengakui, dirinya sudah memasarkan daging oplosan tersebut sejak setahun terakhir. Dalam sehari, omzetnya mencapai 20 kg.

Tentu, hal tersebut dapat membuat masyarakat khawatir. Apalagi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri semakin dekat. Tentu, kebutuhan daging bakal terus melonjak.

Sementara itu, Menurut Staf Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Nuriah, masyarakat tidak perlu khawatir karena daging sapi dan daging babi mudah untuk dibedakan.

”Secara kasat mata dan lewat bau, bisa dibedakan kok,” ujar Nuriah saat berada di Polda Jatim, Kamis (26/5/2016).

Nuriah menerangkan, warna daging sapi merah cerah, baunya khas daging sapi, dan mempunyai serat daging yang terlihat jelas dan kasar. Sementara untuk daging babi, berwarna merah pucat (agak keputihan), berbau amis, dan serat daging terlihat lebih halus.

”Bila menemukan kecurigaan seperti itu, masyarakat bisa melapor ke polisi atau ke kami,” tandas Nuriah. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

PKB Tanggapi Santai Pilihan PAN Terkait UU Pemilu

PKB Tanggapi Santai Pilihan PAN Terkait UU Pemilu

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mempermasalahkan perbedaan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang ...