Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Makanan Mediteranian Dapat Hasilkan Asam Lemak Nitro

Makanan Mediteranian Dapat Hasilkan Asam Lemak Nitro

London – Olive oil (minyak zaitun) dan salad sayuran dapat dikombinasikan. Kombinasi tersebut bakal menjadi masakan mediterranian. Sajian tersebut pun dinilai sebagai salah satu yang tersehat di dunia.

Makanan Mediteranian Dapat Hasilkan Asam Lemak Nitro

Sebagaimana pantauan Harian Indo pada Rabu (2/6/2016), para ilmuwan dan ahli gizi mengungkapkan, dua kombinasi makanan tersebut dapat menciptakan masakan asam lemak nitro. Sajian tersebut dapat menurunkan tekanan darah.

Prof. Philip Eaton dari King’s College London, mengatakan bahwa gabungan dari lemak tak jenuh dari minyak zaitun dan nitrat dari sayuran akan ‘bekerjasama’ dengan untuk membentuk kandungan asam lemak nitro tadi. Keberadaan kacang-kacangan sehat dan alpukat juga dapat membantu proses pembentukan senyawa tersebut, selain juga memberikan variasi cita rasa dalam makanan.

Terinspirasi dari masakan tradisional dari Yunani, Spanyol, dan Italia, santapan Mediterranian telah sejak lama diasosiasikan dengan kesehatan tubuh dan jantung. Masakan jenis ini dikenal memiliki komposisi sayuran segar yang melimpah, buah segar, sereal gandum utuh, minyak zaitun dan kacang-kacangan.

Selain itu, terdapat pula daging-dagingan unggas seperti ayam, bebek, dan sejenisnya, ikan-ikanan. Komposisi ini tentu elbih sehat dibandingkan dengan daging merah dan mentega serta olahan-olahannya.

Sebelumnya, meski diketahui memiliki kandungan gizi yang sehat, para peneliti masih dibingungkan dengan bagian mana dari masakan Mediterranian yang secara spesifik paling menyehatkan.

Hasil terbaru mengatakan bahwa kombinasi dari keseluruhan bahan-lah yang menjadikan masakan Mediterranian menjadi begitu sehat, karena mampu menghasilkan asam lemak nitro tadi.

Penelitian dilakukan kepada tikus untuk melihat efek dari asam lemak nitro. Asam lemak nitro ini bekerja dengan menghalangi enzim epoksida hidrolase, dan membantu menurunkan tekanan darah. Menurut Prof. Eaton, karena manusia juga memiliki enzim serupa, maka mungkin saja hasil ini juga berlaku untuk manusia.

Hal tersebut menjelaskan mengapa meski mengandung lemak, masakan Mediterranian tetap sehat. Adapun pihak peneliti sedang merancang program penelitian kepada manusia, untuk melihat bagaimana efek nyata senyawa gizi tersebut. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Tom Yam Homemade, Hidangan Sederhana Khas Thailand

Resep Tom Yam Homemade, Hidangan Sederhana Khas Thailand

Jakarta – Anda pasti sudah tak asing dengan makanan khas dari Thailand yang satu ini. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis