Home > Ragam Berita > Nasional > Astaga, Lokalisasi Ini Masih Nekat Buka Saat Bulan Ramadan

Astaga, Lokalisasi Ini Masih Nekat Buka Saat Bulan Ramadan

Kotawaringin Barat – Selama Ramadan, lokalisasi biasanya bakal tutup. Namun, berbeda dengan lokalisasi Duku Mola, Kalimati Baru, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kotawaringin Barat (Kobar). Tempat prostitusi tersebut tetap buka tetap buka untuk memberikan pelayanan kepada pria hidung belang.

Astaga, Lokalisasi Ini Masih Nekat Buka Saat Bulan Ramadan

Sebagaimana diketahui, bisnis tersebut merupakan yang terbesar di kabupaten berjuluk Bumi Marunting Batu Aji tersebut. Sebelum memasuki Ramadan, para pebisnis sudah berjanji tidak beroperasi selama sebulan.

Kalangan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kobar pun telah meneken perjanjian tersebut. Namun, hal tersebut tampaknya seperti macan ompong. Sebab, surat perjanjian tersebut ternyata boleh dilanggar.

Menurut salah seorang mucikari Kompleks Lokalisasi Duku Mola Kalimati Baru, dirinya sudah mengetahui surat edaran larangan pengoperasian lokalisasi kala Bulan Suci Ramadan. Namun, kata dia, para pria hidung belang tetap berdatangan ke Komplek Lokalisasi Duku Mola.

”Saya sebagai pengelola ya mau bagaimana lagi. Mereka datang, tentu kami layani,” ujar pemilik Wisma Idola Lokalisasi Duku Mola Kalimati Baru saat dimintai keterangan adanya pasangan mesum di wisma miliknya, di Kantor Satpol PP Kobar, Selasa (7/6/2016).

Beberapa waktu lalu, Bupati Kobar, Bambang Purwanto menyatakan perang terhadap prostitusi. Pemkab Kobar telah membongkar paksa 26 rumah Bordil Simpang Kodok Kelurahan Baru.

Namun pernyataan perang terhadap prostitusi tersebut hanya dijadikan slogan saja. Pemkab hanya membongkar satu wilayah prostitusi dari sekian banyak kompleks prostitusi yang tersebar di Kobar.

Bahkan, di Duku Mola, Pemkab Kobar seolah tutup mata. Pemkab tidak menghiraukan Duku Mola beroperasi saat Ramadan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...